Ahmad Sahroni Desak Febrie Adriansyah Pakai Rompi Tahanan: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak agar Febrie Adriansyah segera mengenakan rompi tahanan, menekankan prinsip keadilan tanpa istimewa.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Jul 30, 2026 schedule 1:15 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Ahmad Sahroni Desak Febrie Adriansyah Pakai Rompi Tahanan: Jangan Ada Perlakuan Istimewa
“Ahmad Sahroni Desak Febrie Adriansyah Pakai Rompi Tahanan: Jangan Ada Perlakuan Istimewa”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/218979
30 Jul 2026
https://www.dkijakarta.id/s/218979
Copied
Ahmad Sahroni Desak Febrie Adriansyah Pakai Rompi Tahanan: Jangan Ada Perlakuan Istimewa
Image via Pexels - Ahmad Sahroni Desak Febrie Adriansyah Pakai Rompi Tahanan: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Key Highlights

  • Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti prosedur hukum terhadap Febrie Adriansyah.
  • Tuntutan transparansi dan kesetaraan di depan hukum menjadi poin utama dalam pernyataan tersebut.
  • Publik mendesak agar tidak ada perlakuan khusus bagi pejabat yang terjerat kasus hukum.

Desakan Tegas Terkait Prosedur Penahanan

Pernyataan terbuka datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang menyoroti penanganan kasus hukum yang melibatkan Febrie Adriansyah. Sahroni menekankan pentingnya menjaga marwah hukum dengan memastikan setiap tersangka diperlakukan setara, tanpa memandang latar belakang maupun jabatan.

Dalam komentarnya, Sahroni secara spesifik meminta aparat penegak hukum untuk tidak memberikan keistimewaan. Pengenaan rompi tahanan dianggap sebagai simbol kesetaraan di mata hukum yang harus diterapkan secara konsisten bagi siapa pun yang berstatus sebagai tersangka.

Prinsip Keadilan di Mata Publik

Tuntutan ini muncul di tengah perhatian publik yang intens terhadap integritas lembaga penegak hukum. Sahroni meyakini bahwa transparansi dalam prosedur penahanan sangat krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum nasional.

Penerapan prosedur yang seragam, termasuk penggunaan seragam tahanan, diharapkan mampu menepis rumor mengenai adanya perlakuan khusus bagi pihak-pihak tertentu. Konsistensi aparat sangat dinantikan untuk memastikan proses peradilan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia.

Berbagai polemik hukum kerap menyita perhatian publik, seperti halnya insiden yang sempat melibatkan sorotan publik pada Ketua Umum PWI Desak Hotman Paris Minta Maaf Terbuka kepada Wartawan sebagai bentuk pengawalan isu etika profesi di tanah air.

?️ Share Your Opinion!

Apakah menurut Anda pengenaan rompi tahanan bagi pejabat merupakan simbol penting dalam penegakan hukum yang transparan? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru terkait kasus ini dan berita-berita hukum terkini lainnya di DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu