Alasan Pramono Anung Kritik JPO 'Love-Hate' di Rasuna Said: Menyorot Estetika dan Aksesibilitas
Pramono Anung menyoroti keberadaan JPO di kawasan Rasuna Said yang dinilai tidak efektif bagi pejalan kaki. Simak ulasan lengkapnya di sini.
N
News
NEWS CARD
“Alasan Pramono Anung Kritik JPO 'Love-Hate' di Rasuna Said: Menyorot Estetika dan Aksesibilitas”
Read more on
www.dkijakarta.id/s/0792f1
26 Aug 2026
Key Highlights
- Pramono Anung mengkritik desain JPO di kawasan Rasuna Said yang dianggap tidak ramah pejalan kaki.
- Struktur jembatan dinilai lebih mengutamakan estetika daripada fungsi aksesibilitas.
- Evaluasi tata kota Jakarta menjadi fokus utama dalam diskursus pembangunan infrastruktur pedestrian.
Kritik Terhadap Fungsi Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur di kawasan elit Rasuna Said, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan. Pramono Anung secara terbuka menyampaikan kritik terkait Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang kerap disebut sebagai konsep 'love-hate relationship'. Sebutan ini merujuk pada desain jembatan yang dinilai megah namun menyulitkan akses bagi warga yang hendak melintas.
auto_awesome
Ai Assisted
This article is curated and summarized by AI from multiple sources.
Author