Key Highlights

  • Gempa berkekuatan magnitudo 5,0 terjadi di Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 10 kilometer.
  • Getaran dilaporkan terasa cukup kuat oleh warga di Sukabumi hingga ke wilayah Bandung.
  • BMKG memastikan guncangan tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami bagi pesisir selatan.

Detail Guncangan di Sukabumi

Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu siang. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada kedalaman yang dangkal, sehingga intensitas guncangan dirasakan cukup nyata di permukaan.

Masyarakat di beberapa titik di Sukabumi melaporkan kepanikan sesaat saat rumah dan perabotan mereka bergetar. Hingga saat ini, pihak otoritas setempat masih melakukan pendataan lapangan untuk memastikan apakah terdapat kerusakan struktural pada bangunan atau fasilitas umum.

Jangkauan Getaran hingga Wilayah Bandung

Guncangan tidak hanya dirasakan oleh warga Sukabumi. Sejumlah warga di Bandung dan sekitarnya juga melaporkan merasakan goyangan ringan yang berlangsung selama beberapa detik. Fenomena ini memicu kekhawatiran warga yang masih waspada akan aktivitas seismik di jalur sesar Jawa Barat.

Di tengah situasi pemulihan pascabencana, pemerintah terus memantau stabilitas infrastruktur nasional, termasuk meninjau kebijakan DPR dan KPU Sepakat Jalankan Putusan MK untuk Pilkada 2024: Simak Detailnya agar tetap kondusif bagi masyarakat terdampak. Warga diimbau tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran tersebut.

FAQ

Apakah gempa di Sukabumi ini berpotensi memicu tsunami?
Berdasarkan analisis BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena episenter berada di daratan dan kekuatannya tidak memicu pergeseran bawah laut yang signifikan.

Apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa susulan?
Masyarakat diminta segera keluar dari bangunan menuju area terbuka, menjauh dari tiang listrik, pohon, atau papan reklame, serta selalu memantau informasi resmi dari BMKG.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk mendapatkan perkembangan informasi terbaru mengenai situasi terkini di lapangan.