Key Highlights

  • Terdapat 120 daerah di Indonesia yang mencatat kenaikan harga beras di atas rata-rata nasional.
  • Kemendagri menginstruksikan kepala daerah untuk segera melakukan intervensi pasar.
  • Stabilisasi harga menjadi prioritas pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Lonjakan Harga di Sejumlah Wilayah

Data terbaru menunjukkan adanya tren peningkatan harga beras yang terjadi secara merata di 120 kabupaten dan kota di tanah air. Kondisi ini menuntut kesigapan pemerintah daerah agar fluktuasi harga tidak terus berlanjut hingga membebani masyarakat luas.

Langkah Konkret Pemerintah Daerah

Kementerian Dalam Negeri menekankan pentingnya penggunaan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai upaya pengendalian inflasi pangan. Kepala daerah diminta untuk terjun langsung memantau distribusi beras ke pasar-pasar tradisional dan memastikan stok tetap tersedia dengan harga yang wajar.

Optimalisasi Pasar Murah dan Distribusi

Pemerintah daerah diarahkan untuk aktif melakukan operasi pasar atau menyelenggarakan pasar murah sebagai solusi jangka pendek. Langkah ini diharapkan mampu meredam spekulasi harga yang sering kali muncul saat pasokan di tingkat distributor mengalami kendala.

Selain menjaga stabilitas harga pangan, masyarakat juga dapat memantau berbagai isu terkini lainnya, seperti perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus: Kompak Indonesia Dorong Pengusutan Hingga ke Akar yang tengah menjadi perhatian publik. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.