Key Highlights
- Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito bertindak sebagai penguji utama dalam sidang disertasi.
- Johan Akbari berhasil mempertahankan penelitian strategis di depan para dewan penguji.
- Sinergi antara praktisi militer dan akademisi memperkuat kualitas riset di lingkungan kampus.
Proses Uji Disertasi di Universitas Bhayangkara
Sidang terbuka disertasi doktoral di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) baru saja mencapai babak penting. Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito memimpin jalannya uji disertasi bagi kandidat doktor Johan Akbari.
Kehadiran tokoh militer senior dalam ruang akademik ini memberikan perspektif yang berbeda dalam membedah naskah disertasi. Fokus utama pembahasan mencakup relevansi penelitian dengan tantangan kebangsaan dan ketahanan nasional yang sedang berkembang saat ini.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Johan Akbari memaparkan argumen-argumen kritis dalam disertasinya dengan lugas. Para penguji, termasuk Prihati Pujowaskito, melayangkan berbagai pertanyaan tajam guna menguji kedalaman analisis serta metodologi yang digunakan oleh sang kandidat.
Diskusi berjalan secara dinamis, mencerminkan standarisasi pendidikan doktoral yang ketat di Ubhara Jaya. Keberhasilan proses ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik di masa depan.
Perkembangan dunia pendidikan yang dinamis terkadang sejalan dengan dinamika sosial yang terjadi, seperti saat Badai PHK Belum Mereda, Lebih dari 30.000 Pekerja Terdampak Sepanjang Tahun Ini yang menuntut pemikiran solutif dari para akademisi. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai dunia pendidikan dan isu terkini lainnya.