Key Highlights
- Polres Bogor berkoordinasi dengan Polda Jabar menyiapkan skema pengamanan skala besar untuk ASEAN Cup 2026.
- Stadion Pakansari menjadi fokus utama pengawasan akses penonton dan sterilisasi area ring luar.
- Penerapan teknologi pengenalan wajah dan sistem zonasi akan diterapkan untuk mencegah kericuhan.
Persiapan Keamanan Skala Internasional
Polres Bogor, di bawah supervisi Polda Jawa Barat, kini mulai memetakan strategi pengamanan komprehensif jelang perhelatan ASEAN Cup 2026. Stadion Pakansari, Cibinong, diproyeksikan menjadi salah satu lokasi utama pertandingan yang akan dihadiri oleh suporter dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Koordinasi lintas sektoral menjadi prioritas utama. Pihak kepolisian tidak hanya fokus pada pengamanan fisik di dalam stadion, tetapi juga mengatur alur mobilitas massa di sekitar kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
Penerapan Teknologi dan Zonasi Ketat
Skema keamanan yang dirancang mencakup penggunaan teknologi canggih, termasuk pemantauan melalui kamera CCTV berbasis kecerdasan buatan. Langkah ini diambil untuk mendeteksi potensi gangguan ketertiban sejak dini sebelum eskalasi terjadi.
Pengaturan zonasi penonton akan dibuat lebih ketat dibandingkan kompetisi lokal. Setiap pintu masuk akan dilengkapi dengan sistem pemeriksaan tiket yang terintegrasi dengan data identitas diri guna meminimalisir tindak kriminal, seperti yang sering menjadi perhatian dalam penegakan hukum termasuk dalam kasus seperti Skandal Internal Polres Tangsel: Enam Oknum Polisi Terjerat Narkoba dan Dugaan Pemerasan yang sempat menjadi sorotan publik.
Kolaborasi Multi-Instansi
Selain kepolisian, personel dari unsur TNI dan Dinas Perhubungan akan diterjunkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur utama menuju stadion. Fokus utama lainnya adalah memastikan jalur evakuasi tetap steril dari pedagang kaki lima maupun parkir liar selama turnamen berlangsung.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas akan dibekali dengan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan internasional. Hal ini dilakukan demi menjaga reputasi Indonesia sebagai tuan rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh kontingen serta penonton mancanegara.
Tetap ikuti perkembangan berita terkini mengenai persiapan turnamen sepak bola Asia Tenggara hanya di DKIJakarta News.