Key Highlights

  • Pembongkaran JPO di sepanjang Jalan Rasuna Said ditargetkan tuntas pada Oktober 2026.
  • Langkah ini menjadi bagian dari rencana penataan ruang publik dan efisiensi mobilitas kota.
  • Proyek ini diharapkan dapat mendukung integrasi transportasi yang lebih baik di kawasan pusat bisnis.

Rencana Strategis Penataan Infrastruktur

Pemerintah mulai memetakan kembali efektivitas keberadaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di koridor Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Rencana pembongkaran ini bukan sekadar penghapusan fasilitas fisik, melainkan bagian dari peremajaan aksesibilitas pejalan kaki di pusat kota.

Pramono Anung memberikan arahan agar pengerjaan ini dilakukan secara bertahap dan terukur. Fokus utama dari penataan ini adalah menciptakan ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan di salah satu jalur tersibuk di Jakarta tersebut.

Sinkronisasi dengan Sistem Transportasi Terintegrasi

Langkah pembongkaran JPO ini dipandang sebagai upaya penyempurnaan konektivitas antar moda transportasi umum. Hal ini selaras dengan diskusi publik mengenai efisiensi mobilitas di ibu kota, termasuk Pramono Anung Usul Sistem Pembayaran Nirsentuh untuk Integrasi Transjakarta dan LRT guna mempermudah akses penumpang.

Dalam pelaksanaannya, pihak terkait akan memastikan bahwa pembongkaran tidak mengganggu aktivitas warga secara signifikan. Opsi pengganti berupa penyeberangan di permukaan jalan atau pemanfaatan teknologi integrasi akan menjadi prioritas demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Transformasi Kawasan dan Efisiensi Anggaran

Kawasan Jalan Rasuna Said memang menjadi titik krusial dalam desain ulang tata kota Jakarta. Dengan target penyelesaian pada Oktober 2026, diharapkan visualisasi jalan utama ini akan jauh lebih rapi, modern, dan ramah terhadap mobilitas difabel maupun masyarakat umum.

Segala aspek teknis sedang disiapkan untuk menghindari dampak negatif terhadap kepadatan lalu lintas. Kehadiran infrastruktur yang lebih relevan diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kualitas kenyamanan di area perkantoran tersebut.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, apakah pembongkaran JPO di Jalan Rasuna Said akan benar-benar efektif meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, atau justru berisiko bagi keselamatan? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai pembangunan ibu kota, kunjungi DKIJakarta.id.