Key Highlights
- Pramono Anung melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan SDN Cipete Utara 1 yang saat ini terbengkalai.
- Ditemukan sejumlah kendala teknis dan proses administrasi yang menyebabkan kontraktor menghentikan pengerjaan.
- Pemerintah berkomitmen untuk segera mencari solusi agar kegiatan belajar mengajar siswa tidak terganggu lebih lama.
Dugaan Penyebab Terhentinya Proyek
Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyoroti terhentinya proyek renovasi gedung SDN Cipete Utara 1, Jakarta Selatan. Dalam kunjungannya ke lokasi, ia mencatat bahwa kondisi fisik bangunan yang belum rampung menimbulkan keresahan bagi para orang tua murid serta pihak sekolah.
Permasalahan utama yang diidentifikasi mencakup ketidaksesuaian jadwal pengerjaan dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Terdapat pula hambatan administratif terkait koordinasi antar instansi yang membuat progres fisik di lapangan tidak bergerak secara optimal selama beberapa bulan terakhir.
Langkah Penanganan Kedepan
Pihak kontraktor dan dinas terkait diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontrak kerja. Pramono menekankan bahwa fasilitas pendidikan merupakan prioritas yang tidak boleh diabaikan karena menyangkut hak dasar anak-anak untuk mendapatkan tempat belajar yang aman dan layak.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah intervensi guna memastikan kelanjutan pembangunan. Kualitas infrastruktur sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan pemerintah yang juga fokus pada peningkatan kualitas SDM, seperti upaya dalam Kemensos dan Kemenpar Perkuat SDM Lewat Pembangunan Sekolah Rakyat di Poltekpar NHI di berbagai jenjang. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai kelanjutan renovasi sekolah ini.