Key Highlights
- Aksi penanaman pohon melibatkan puluhan relawan lintas komunitas di Aceh.
- Lokasi fokus berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan.
- Kegiatan bertujuan untuk mencegah erosi dan menjaga kelestarian sumber daya air.
Upaya Nyata Memulihkan Lingkungan
Puluhan relawan yang terdiri dari berbagai kelompok pencinta alam, mahasiswa, dan masyarakat lokal turun langsung ke lapangan. Mereka melakukan penanaman bibit pohon di sepanjang bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan, Aceh. Inisiatif ini merupakan respons konkret terhadap tantangan degradasi lahan yang mengancam ekosistem sungai.
Para peserta terlihat antusias menanam berbagai jenis pohon endemik yang memiliki akar kuat. Pemilihan bibit ini bukan tanpa alasan, karena bertujuan untuk memperkuat struktur tanah sekaligus menyerap air dengan lebih optimal. Langkah ini dipandang krusial guna meminimalisir risiko tanah longsor serta banjir yang kerap mengintai kawasan hilir sungai.
Menjaga Keberlanjutan Ekosistem
Kegiatan ini tidak sekadar menanam, namun juga mencakup edukasi mengenai pentingnya menjaga vegetasi di sekitar aliran sungai. Kerusakan hutan di area hulu sering kali berdampak langsung pada penurunan kualitas air di DAS Peusangan. Dengan bertambahnya tutupan lahan hijau, diharapkan siklus hidrologi di kawasan tersebut dapat kembali terjaga dengan stabil.
Selain aktif dalam isu lingkungan, masyarakat Aceh juga kerap menaruh perhatian pada isu-isu sosial dan politik yang berkembang di tingkat nasional. Bagi Anda yang ingin mengikuti perkembangan berita lainnya, silakan baca DPR dan KPU Sepakat Jalankan Putusan MK untuk Pilkada 2024: Simak Detailnya untuk informasi terkini seputar kebijakan publik. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan berita terbaru dari berbagai penjuru daerah.