Key Highlights

  • Ruas trotoar di Jalan Raya Sawangan, Depok, dilaporkan ambles meski usia pembangunannya baru menginjak satu tahun.
  • Kondisi ini menyebabkan lubang cukup besar yang mengancam keselamatan pejalan kaki di jalur utama tersebut.
  • Dinas terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan struktur tanah dan kualitas pengerjaan proyek.

Kondisi Infrastruktur Trotoar Sawangan

Pemandangan tidak sedap terlihat di sepanjang Jalan Raya Sawangan, Depok. Area trotoar yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pejalan kaki kini mengalami kerusakan serius berupa amblesnya permukaan beton.

Proyek pembangunan trotoar ini diketahui baru rampung dikerjakan sekitar setahun lalu. Fenomena amblesnya struktur jalan ini memicu pertanyaan dari masyarakat mengenai standar kualitas material serta proses pemadatan tanah yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana.

? Did You Know? Standar konstruksi trotoar perkotaan mewajibkan penggunaan lapisan pondasi yang mampu menahan beban statis serta sistem drainase bawah tanah agar tanah di bawah paving block tidak tergerus air.

Dampak bagi Mobilitas Warga

Lubang yang terbentuk akibat amblesnya tanah kini dibiarkan terbuka, memaksa pejalan kaki untuk turun ke badan jalan raya yang padat kendaraan. Hal ini jelas meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk saat volume lalu lintas meningkat drastis.

Selain masalah infrastruktur jalan, insiden di ruang publik sering kali beririsan dengan isu keselamatan warga, mirip dengan bagaimana pemerintah terus memantau evaluasi sistem perlindungan kelompok rentan di berbagai wilayah perkotaan. Warga setempat mendesak pemerintah kota segera turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan permanen sebelum kerusakan meluas dan menelan korban.

Kondisi ini menjadi pengingat penting bagi pengawasan proyek infrastruktur di masa depan agar lebih transparan dan akuntabel. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai langkah perbaikan fasilitas publik ini.