Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan, Negara Rugi Rp 10,2 Miliar

Mantan Dirut Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan pakan hewan yang merugikan negara Rp 10,2 miliar.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Jul 24, 2026 schedule 7:45 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan, Negara Rugi Rp 10,2 Miliar
“Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan, Negara Rugi Rp 10,2 Miliar”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/6e044c
24 Jul 2026
https://www.dkijakarta.id/s/6e044c
Copied
Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan, Negara Rugi Rp 10,2 Miliar
Image via Pexels - Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Tersangka Korupsi Pakan, Negara Rugi Rp 10,2 Miliar

Key Highlights

  • Mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) resmi ditetapkan sebagai tersangka.
  • Kasus ini terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pakan hewan periode tahun 2017 hingga 2021.
  • Audit kerugian negara mencapai angka Rp 10,2 miliar berdasarkan perhitungan pihak berwenang.

Dugaan Korupsi di Balik Pengelolaan Pakan Hewan

Penyidik Kejaksaan kini mendalami keterlibatan mantan petinggi Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS dalam kasus korupsi pengadaan pakan satwa. Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah ditemukannya bukti permulaan yang cukup mengenai penyimpangan dalam pengelolaan anggaran selama kurun waktu empat tahun.

Praktik culas ini diduga melibatkan manipulasi dalam proses pengadaan pakan yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi koleksi satwa di KBS. Temuan awal penyidik mengindikasikan adanya selisih harga dan kualitas pakan yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dalam kontrak.

Kerugian Negara dan Proses Hukum Berjalan

Berdasarkan audit investigatif, total kerugian keuangan negara akibat praktik korupsi ini ditaksir mencapai Rp 10,2 miliar. Angka fantastis ini muncul dari akumulasi penyimpangan transaksi pengadaan yang dilakukan secara berulang dalam kurun waktu 2017 hingga 2021.

Penyidik saat ini terus mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi, termasuk pihak vendor dan jajaran manajemen terkait di lingkungan operasional KBS. Langkah hukum ini menjadi bagian dari upaya transparansi publik, serupa dengan pengawasan kebijakan transparan lainnya seperti Strategi Digital PM Anwar Ibrahim: Menggunakan AI untuk Menjangkau Generasi Muda dalam tata kelola pemerintahan.

Tersangka saat ini telah menjalani pemeriksaan intensif untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan di pengadilan. Anda bisa terus mengikuti perkembangan kasus ini dengan mengunjungi DKIJakarta.id untuk informasi terbaru.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu