Kemenkum NTB Turun Tangan, Sengketa Lahan di Jeruk Manis Diupayakan Damai

Kantor Wilayah Kemenkumham NTB berupaya menyelesaikan sengketa lahan di Dusun Jeruk Manis melalui jalur mediasi demi mencapai kesepakatan damai.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 6, 2026 schedule 10:45 AM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Kemenkum NTB Turun Tangan, Sengketa Lahan di Jeruk Manis Diupayakan Damai
“Kemenkum NTB Turun Tangan, Sengketa Lahan di Jeruk Manis Diupayakan Damai”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/1e9d49
6 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/1e9d49
Copied
Kemenkum NTB Turun Tangan, Sengketa Lahan di Jeruk Manis Diupayakan Damai
Image via Pexels - Kemenkum NTB Turun Tangan, Sengketa Lahan di Jeruk Manis Diupayakan Damai

Key Highlights

  • Kantor Wilayah Kemenkumham NTB memfasilitasi dialog antara pihak yang bersengketa terkait lahan di Dusun Jeruk Manis.
  • Pendekatan mediasi dipilih untuk menghindari proses hukum yang panjang dan berkepanjangan bagi warga.
  • Pemerintah menekankan pentingnya bukti otentik dan asas kekeluargaan dalam penyelesaian konflik agraria.

Upaya Mediasi untuk Warga

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB saat ini tengah mengambil langkah aktif dalam merespons sengketa lahan yang terjadi di Dusun Jeruk Manis. Langkah ini diambil guna meminimalisir potensi konflik horizontal di tengah masyarakat setempat sekaligus memberikan kepastian hukum melalui jalur musyawarah.

Pihak Kemenkumham NTB menegaskan bahwa penyelesaian di luar pengadilan merupakan prioritas. Pendekatan restoratif ini diharapkan mampu memulihkan kerukunan antarpihak tanpa harus mengorbankan waktu dan biaya yang besar dalam proses litigasi di meja hijau.

Pentingnya Bukti Kepemilikan

Dalam proses mediasi tersebut, aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan verifikasi mendalam terhadap dokumen kepemilikan tanah. Setiap pihak diberikan ruang untuk memaparkan argumen serta menunjukkan bukti-bukti sah atas lahan yang dipersengketakan agar keputusan yang diambil memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat diterima semua pihak.

Sengketa agraria kerap kali menjadi isu sensitif di berbagai daerah, serupa dengan tantangan penegakan hukum di sektor lain seperti yang pernah disorot dalam laporan KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Usut Dugaan Kasus Terkait Silmy Karim yang menuntut transparansi dalam setiap proses pemeriksaan dokumen resmi.

Harapan Penyelesaian Permanen

Seluruh pihak yang terlibat telah berkomitmen untuk menghormati proses dialog yang sedang berlangsung. Kemenkumham NTB terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan bahwa hasil kesepakatan nantinya benar-benar dijalankan dengan iktikad baik oleh semua pihak yang berkonflik.

Pemerintah daerah mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya selama proses mediasi masih berjalan. Untuk mendapatkan pembaruan terkini mengenai perkembangan kasus ini, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu