Koster Ingatkan Bali Jangan Tergerus AI, Jaga Marwah Budaya Tetap Autentik

Wayan Koster menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal Bali agar tidak tergerus oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI) di era modern.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Jul 20, 2026 schedule 10:15 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Koster Ingatkan Bali Jangan Tergerus AI, Jaga Marwah Budaya Tetap Autentik
“Koster Ingatkan Bali Jangan Tergerus AI, Jaga Marwah Budaya Tetap Autentik”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/2adf70
20 Jul 2026
https://www.dkijakarta.id/s/2adf70
Copied
Koster Ingatkan Bali Jangan Tergerus AI, Jaga Marwah Budaya Tetap Autentik
Image via Pexels - Koster Ingatkan Bali Jangan Tergerus AI, Jaga Marwah Budaya Tetap Autentik

Key Highlights

  • Wayan Koster menyoroti ancaman kecerdasan buatan terhadap keaslian budaya Bali.
  • Kearifan lokal diimbau untuk menjadi filter dalam menghadapi disrupsi teknologi digital.
  • Pentingnya menjaga identitas unik Bali di tengah arus modernisasi global.

Menjaga Identitas di Era Kecerdasan Buatan

Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa transformasi besar di berbagai sektor. Namun, bagi Bali, tantangannya bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan bagaimana menjaga marwah budaya agar tetap autentik dan tidak kehilangan jati diri di tengah gempuran otomatisasi.

Mantan Gubernur Bali, Wayan Koster, secara tegas mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada. Ia menekankan bahwa teknologi seharusnya menjadi alat pendukung, bukan entitas yang justru 'menerkam' atau mengaburkan nilai-nilai luhur yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Pulau Dewata.

Kearifan Lokal Sebagai Filter Utama

Dalam pandangan Koster, filosofi Tri Hita Karana dan berbagai kearifan lokal lainnya adalah filter yang tidak bisa digantikan oleh algoritma apapun. Kebijakan yang mendukung pelestarian budaya harus tetap menjadi prioritas agar generasi mendatang tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi tetap menjadi penjaga tradisi.

Terkait pentingnya keseimbangan antara kemajuan zaman dan akar budaya, masyarakat juga perlu memahami Seni Berhenti Sejenak: Mengapa Spasi dalam Hidup Adalah Kunci Produktivitas agar tetap mampu berpikir kritis di tengah serbuan data yang dihasilkan oleh AI.

FAQ

Apa pesan utama Wayan Koster terkait AI dan budaya Bali? Koster menekankan agar teknologi AI tidak mengikis nilai-nilai kearifan lokal dan budaya Bali yang unik, melainkan harus diselaraskan dengan identitas bangsa.

Mengapa kearifan lokal dianggap krusial di era digital? Kearifan lokal berfungsi sebagai filter moral dan etika agar masyarakat tidak kehilangan jati diri di tengah arus informasi global yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai isu kebudayaan dan teknologi di Indonesia.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu