Bima Terjebak Siklus Banjir dan Kekeringan, Mengapa Masalah Ini Tak Kunjung Usai?
Analisis mendalam mengenai fenomena banjir dan kekeringan ekstrem yang terus menghantui wilayah Bima akibat degradasi lingkungan dan tata kelola air.
N
News
NEWS CARD
“Bima Terjebak Siklus Banjir dan Kekeringan, Mengapa Masalah Ini Tak Kunjung Usai?”
Read more on
www.dkijakarta.id/s/3820c2
1 Aug 2026
Key Highlights
- Kerusakan daerah tangkapan air di hulu menjadi pemicu utama intensitas banjir bandang yang meningkat.
- Ketimpangan distribusi air saat musim kemarau diperparah dengan minimnya infrastruktur pemanenan hujan.
- Perubahan penggunaan lahan secara masif berkontribusi pada hilangnya daya serap tanah di kawasan Bima.
Krisis Air yang Membelenggu Bima
Wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat, belakangan ini kembali menjadi sorotan terkait ancaman bencana hidrometeorologi. Fenomena banjir saat musim hujan dan kekeringan saat kemarau panjang seolah menjadi siklus tahunan yang belum menemukan jalan keluar permanen. Masyarakat setempat kerap berhadapan dengan luapan air bah yang membawa material sedimen, sementara di sisi lain, sumur-sumur warga sering mengering saat curah hujan rendah.
auto_awesome
Ai Assisted
This article is curated and summarized by AI from multiple sources.
Author