Menko Yusril Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Lulusan UT di Era AI

Menko Yusril Ihza Mahendra ajak lulusan Universitas Terbuka terus belajar dan beradaptasi menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 2, 2026 schedule 7:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Menko Yusril Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Lulusan UT di Era AI
“Menko Yusril Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Lulusan UT di Era AI”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/d6a1f8
2 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/d6a1f8
Copied
Menko Yusril Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Lulusan UT di Era AI
Image via Pexels - Menko Yusril Tekankan Pentingnya Literasi Digital bagi Lulusan UT di Era AI

Key Highlights

  • Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan menekankan urgensi belajar sepanjang hayat.
  • Lulusan perguruan tinggi didorong untuk menguasai teknologi AI sebagai pendukung karier.
  • Adaptasi teknologi menjadi kunci utama untuk tetap relevan di dunia kerja yang semakin kompetitif.

Menghadapi Disrupsi Teknologi

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, memberikan pesan tegas bagi para wisudawan Universitas Terbuka (UT). Di tengah masifnya gempuran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), ia mengingatkan bahwa gelar kesarjanaan bukanlah akhir dari proses menuntut ilmu.

Perkembangan teknologi yang terjadi saat ini berlangsung sangat cepat dan dinamis. Profesi yang dulunya dianggap aman dari otomasi, kini mulai tersentuh oleh sistem komputasi cerdas. Oleh karena itu, kemampuan untuk terus memperbarui keterampilan atau upskilling menjadi keharusan bagi setiap lulusan agar tidak tertinggal oleh zaman.

? Did You Know? Universitas Terbuka (UT) merupakan pionir pendidikan jarak jauh di Indonesia yang telah melayani mahasiswa dari berbagai pelosok negeri dengan sistem pembelajaran fleksibel sejak 1984.

Sinergi Antara Pendidikan dan Inovasi

Yusril menekankan bahwa AI sebaiknya tidak dipandang sebagai ancaman yang menggantikan peran manusia. Sebaliknya, teknologi ini harus diposisikan sebagai mitra kolaboratif yang mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil kerja individu jika digunakan dengan bijak dan etis.

Di sisi lain, tantangan besar yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya terletak pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada bagaimana instansi pemerintah mengelola kebijakan sektor publik, seperti halnya pembahasan mengenai Posisi Nanik S Deyang di Badan Gizi Nasional yang menuntut kompetensi dan integritas tinggi dalam pelayanan masyarakat.

Masyarakat perlu memahami bahwa pendidikan tinggi di era digital menuntut literasi data dan pemikiran kritis. Hal ini sangat penting dalam menavigasi dinamika sosial serta perkembangan ekonomi di berbagai sektor, termasuk isu-isu terkait kebijakan pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai isu pendidikan dan kebijakan nasional.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu