Oknum Polisi Pengirim Foto Tak Senonoh ke Putri Atasan Terancam Sanksi PTDH

Seorang anggota polisi terancam dipecat usai kedapatan mengirim foto tak senonoh kepada putri atasannya. Kasus ini kini dalam proses sidang etik.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Jul 25, 2026 schedule 9:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Oknum Polisi Pengirim Foto Tak Senonoh ke Putri Atasan Terancam Sanksi PTDH
“Oknum Polisi Pengirim Foto Tak Senonoh ke Putri Atasan Terancam Sanksi PTDH”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/c1417d
25 Jul 2026
https://www.dkijakarta.id/s/c1417d
Copied
Oknum Polisi Pengirim Foto Tak Senonoh ke Putri Atasan Terancam Sanksi PTDH
Image via Pexels - Oknum Polisi Pengirim Foto Tak Senonoh ke Putri Atasan Terancam Sanksi PTDH

Key Highlights

  • Oknum anggota kepolisian diduga melakukan pelecehan melalui pesan elektronik kepada putri atasannya.
  • Tindakan asusila ini memicu sanksi tegas berupa ancaman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
  • Divisi Profesi dan Pengamanan sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.

Investigasi Kasus Pelanggaran Etik

Dunia kepolisian kembali tercoreng oleh ulah salah satu anggotanya yang diduga melanggar kode etik profesi. Oknum tersebut dilaporkan mengirimkan foto dan pesan tak senonoh kepada putri dari perwira atasannya sendiri. Tindakan yang dianggap mencoreng institusi Polri ini memicu respons cepat dari otoritas berwenang untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa tidak ada toleransi bagi anggota yang mencederai kehormatan institusi dan merugikan masyarakat, terlebih jika melibatkan keluarga anggota lainnya. Proses penyelidikan saat ini telah naik ke tahap sidang kode etik untuk menentukan sanksi yang paling tepat bagi pelaku.

? Did You Know? Kode Etik Profesi Polri telah diatur secara ketat melalui Peraturan Kepolisian untuk menjaga integritas dan moralitas setiap individu dalam menjalankan tugas negara.

Proses Sanksi dan PTDH

Ancaman pemecatan atau PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) menjadi konsekuensi utama yang menanti pelaku. Selain menjalani sidang disiplin, pelaku juga terancam jeratan hukum pidana jika korban secara resmi melaporkan tindakan pelecehan tersebut di bawah UU ITE terkait konten asusila. Langkah ini diambil guna memberikan efek jera agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.

Masyarakat kini menantikan transparansi dari proses hukum yang berjalan. Kepercayaan publik menjadi taruhan utama dalam penanganan kasus yang melibatkan internal kepolisian. Sementara itu, untuk berita terkait dinamika penegakan hukum dan peristiwa terkini di ibu kota, Anda bisa menyimak informasi tambahan seperti Bupati Lombok Barat Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT. Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu