Bukan Sekadar Amplop, Pejabat Bea Cukai Terjerat Aliran Suap Berkedok Hadiah Batik
Pejabat Bea Cukai kembali disorot setelah ditemukan bukti aliran suap berupa kain batik meskipun sempat menolak pemberian dalam bentuk uang tunai.
N
News
NEWS CARD
“Bukan Sekadar Amplop, Pejabat Bea Cukai Terjerat Aliran Suap Berkedok Hadiah Batik”
Read more on
www.dkijakarta.id/s/735f52
5 Aug 2026
Key Highlights
- Pejabat Bea Cukai diduga menerima gratifikasi berupa barang mewah meski menolak suap dalam bentuk uang.
- Temuan kain batik menjadi bukti kunci dalam persidangan tindak pidana korupsi.
- Upaya penegakan integritas di lingkungan kepabeanan kini mendapat pengawasan ekstra dari penegak hukum.
Modus Baru dalam Praktik Gratifikasi
Penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum pejabat Bea Cukai mengungkap fakta baru terkait pola penerimaan suap. Setelah sempat menolak amplop berisi uang tunai guna menghindari deteksi, oknum tersebut diketahui tetap menerima gratifikasi dalam bentuk barang. Batik premium diduga menjadi sarana penyamaran aliran dana dari pihak swasta yang berkepentingan.
auto_awesome
Ai Assisted
This article is curated and summarized by AI from multiple sources.
Author