Dugaan Pelecehan Polwan, Polri Batalkan Pelantikan AKBP F sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar

Polri resmi membatalkan pelantikan AKBP F sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar menyusul munculnya laporan dugaan pelecehan seksual terhadap seorang polwan.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 5, 2026 schedule 3:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Dugaan Pelecehan Polwan, Polri Batalkan Pelantikan AKBP F sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar
“Dugaan Pelecehan Polwan, Polri Batalkan Pelantikan AKBP F sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/668113
5 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/668113
Copied
Dugaan Pelecehan Polwan, Polri Batalkan Pelantikan AKBP F sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar
Image via Pexels - Dugaan Pelecehan Polwan, Polri Batalkan Pelantikan AKBP F sebagai Kabid Dokkes Polda Sumbar

Key Highlights

  • AKBP F batal dilantik menjadi Kabid Dokkes Polda Sumbar.
  • Keputusan diambil setelah muncul laporan dugaan pelecehan terhadap polwan.
  • Polri berkomitmen menindaklanjuti perkara ini melalui mekanisme internal yang ketat.

Polemik Pelantikan di Lingkungan Polda

Mabes Polri mengambil langkah tegas dengan membatalkan pelantikan AKBP F yang sebelumnya dijadwalkan mengisi posisi Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumatera Barat. Pembatalan ini dilakukan tak lama setelah mencuatnya dugaan keterlibatan perwira tersebut dalam kasus pelecehan seksual terhadap seorang polisi wanita (polwan).

Keputusan tersebut mencerminkan sikap institusi dalam menjaga integritas personel di posisi strategis. Penundaan penugasan ini bertujuan agar proses pemeriksaan etik dan dugaan pelanggaran hukum dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi maupun konflik kepentingan.

? Did You Know? Proses mutasi dan promosi jabatan di tubuh Polri diatur melalui Peraturan Kapolri yang mengutamakan aspek kompetensi, rekam jejak, dan perilaku etis setiap anggotanya sebelum menduduki jabatan publik.

Proses Investigasi Internal

Saat ini, tim internal Polri tengah mendalami keterangan dari berbagai pihak terkait peristiwa tersebut. Langkah ini sejalan dengan upaya institusi kepolisian dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat maupun internal mengenai pelanggaran kode etik.

Kasus yang melibatkan perwira menengah ini mendapatkan perhatian publik karena menyangkut perilaku personel di lingkungan kerja kepolisian. Kedisiplinan tetap menjadi pilar utama dalam operasional harian, serupa dengan pengamanan ketat dalam Aksi Nekat Jambret Bersajam di CFD Rasuna Said, Seorang Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi yang baru-baru ini terjadi.

Hingga kini, posisi Kabid Dokkes Polda Sumbar untuk sementara waktu dikosongkan atau dirangkap oleh pejabat sementara. Penentuan pengganti definitif akan dilakukan setelah proses pemeriksaan selesai dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu