Key Highlights

  • Dukcapil berhasil memulihkan 11.842 dokumen kependudukan milik warga terdampak gempa di Flores.
  • Layanan jemput bola dilakukan untuk mempermudah warga yang kehilangan dokumen vital saat bencana.
  • Seluruh layanan penerbitan ulang dokumen diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Upaya Pemulihan Identitas Warga

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengambil langkah sigap dalam menangani dampak bencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores. Fokus utama saat ini adalah memastikan hak-hak sipil warga tetap terlindungi melalui pemulihan dokumen kependudukan yang rusak atau hilang tertimbun reruntuhan.

Hingga data terakhir yang tercatat, tim di lapangan telah berhasil mencetak kembali sedikitnya 11.842 dokumen penting. Dokumen tersebut meliputi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP-el), hingga akta kelahiran yang sangat dibutuhkan warga untuk mengakses bantuan sosial serta layanan kesehatan di pengungsian.

? Did You Know? Dokumen kependudukan digital kini telah terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang memungkinkan warga mengakses identitas mereka secara daring meski dokumen fisik hilang.

Layanan Jemput Bola di Lokasi Pengungsian

Tim Dukcapil dikerahkan langsung menuju titik-titik pengungsian guna mempercepat proses pendataan. Pendekatan proaktif ini menjadi krusial mengingat kondisi fisik warga yang masih dalam situasi pemulihan pascabencana.

Sinergi antara instansi pusat dan daerah terus diperkuat agar proses birokrasi tidak menjadi hambatan bagi korban bencana. Upaya serupa dalam menjaga tertib administrasi di daerah juga pernah disorot saat Kemenkumham NTB dan Pemkab Lombok Utara Sinergi Bahas Kebutuhan Formasi Perancang Peraturan, yang menunjukkan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam pelayanan publik.

Kepastian Layanan Tanpa Biaya

Pemerintah memastikan bahwa tidak ada biaya apa pun yang dikenakan kepada warga dalam proses pencetakan ulang dokumen ini. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk keberpihakan negara terhadap masyarakat yang sedang mengalami masa sulit akibat bencana alam.

Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika masih ada anggota keluarga yang belum mendapatkan akses pembaruan dokumen. Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.