Key Highlights
- PT KAI tengah mengebut perbaikan fisik di 190 titik perlintasan sebidang kereta api.
- Hingga Agustus 2026, sebanyak 145 perlintasan telah berhasil diperkuat untuk meningkatkan standar keselamatan.
- Langkah ini menjadi prioritas utama guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di area perlintasan kereta.
Upaya Konkret Peningkatan Keselamatan Transportasi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara konsisten mempercepat program perbaikan infrastruktur pada perlintasan sebidang. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan baik bagi pengguna jalan raya maupun operasional perjalanan kereta api.
Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 145 titik perlintasan telah mendapatkan penguatan fisik. Fokus utama dari perbaikan ini mencakup peningkatan kualitas perkerasan jalan, perbaikan lampu isyarat, hingga penambahan personel penjaga di lokasi-lokasi yang dianggap rawan.
Target Penyelesaian dan Dampak Operasional
Total perlintasan yang menjadi target pembenahan mencapai 190 titik di seluruh wilayah operasional. Manajemen berkomitmen untuk merampungkan sisa pekerjaan sesegera mungkin agar seluruh akses perlintasan memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
Masalah teknis pada perlintasan sering kali menjadi pemicu kendala operasional, seperti yang pernah terjadi pada Gangguan Operasional KRL di Bojong Gede: Perjalanan Bogor-Jakarta Kota Terhambat yang sempat berdampak pada mobilitas komuter di wilayah penyangga ibu kota.
Komitmen Jangka Panjang Infrastruktur Perkeretaapian
Penguatan infrastruktur ini bukan sekadar perbaikan fisik biasa. KAI berupaya meminimalisasi titik-titik rawan kecelakaan yang selama ini sering menjadi sorotan publik. Integrasi sistem peringatan dini di setiap titik perlintasan menjadi bagian dari transformasi digital yang sedang dijalankan perusahaan.
?️ Share Your Opinion!
Menurut Anda, apakah penambahan rambu dan penguatan fisik di perlintasan sebidang sudah cukup efektif untuk menekan angka kecelakaan, atau diperlukan kebijakan penutupan perlintasan liar secara total? Sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.
Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai perkembangan infrastruktur publik, kunjungi DKIJakarta.id.