Key Highlights

  • Petugas pemadam kebakaran mengerahkan unit Bronto Skylift untuk menjangkau titik api di lantai atas Gedung Bapenda DKI.
  • Proses evakuasi segera dilakukan bagi seluruh pegawai yang berada di dalam gedung saat kepulan asap terlihat.
  • Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden kebakaran di pusat pemerintahan daerah ini.

Situasi Darurat di Gedung Bapenda DKI

Layanan operasional di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta sempat terhenti menyusul insiden kebakaran yang terjadi pada pagi hari ini. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari bagian atas gedung, memicu kepanikan di area sekitar.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan sejumlah armada. Mengingat ketinggian struktur gedung yang sulit dijangkau, petugas menerjunkan unit khusus Bronto Skylift untuk melakukan pemadaman dari sisi luar bangunan.

Penanganan Fokus pada Penyelamatan

Petugas di lapangan memprioritaskan pemadaman di titik-titik krusial guna mencegah perambatan api ke area perkantoran lain. Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan tim forensik kebakaran.

Keselamatan para staf dan pengunjung tetap menjadi fokus utama selama operasi pemadaman berlangsung. Insiden ini mengingatkan pentingnya sistem keamanan gedung, serupa dengan pembahasan mengenai standar fasilitas publik seperti yang pernah dibahas dalam artikel Klub Raksasa Eropa AC Milan dan Chelsea Bakal ke Jakarta, Intip Syarat Unik yang Diajukan.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, sejauh mana kesiapan sistem mitigasi bencana di gedung-gedung pemerintahan Jakarta saat ini dalam menghadapi ancaman kebakaran skala besar?

Tetap ikuti perkembangan berita terkini di Ibu Kota dengan terus mengakses informasi di DKIJakarta.id.