Key Highlights
- Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor panas bumi tercatat sebesar Rp2,45 triliun hingga Agustus 2026.
- Pemerintah terus mengoptimalkan pemanfaatan energi bersih untuk meningkatkan ketahanan energi nasional.
- Sektor panas bumi menjadi salah satu tumpuan utama dalam transisi energi hijau di Indonesia.
Kinerja Sektor Panas Bumi Nasional
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan capaian signifikan dalam sektor energi baru terbarukan. Hingga periode Agustus 2026, penerimaan dari sektor panas bumi berhasil menembus angka Rp2,45 triliun. Angka ini mencerminkan stabilitas operasional pada berbagai proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi yang tersebar di wilayah Indonesia.
Pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pengembangan wilayah kerja panas bumi. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa potensi besar yang dimiliki Indonesia dapat dikonversi menjadi energi listrik yang andal dan berkelanjutan.
Dampak terhadap Ekonomi dan Lingkungan
Selain memberikan kontribusi langsung bagi kas negara, pengembangan panas bumi juga memicu pertumbuhan ekonomi di area sekitar proyek. Infrastruktur pendukung yang dibangun turut membuka akses serta lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Penggunaan energi panas bumi adalah langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Di tengah dinamika pembangunan infrastruktur perkotaan seperti yang dibahas dalam rencana Rencana Pramono Anung Bongkar Pagar Tinggi Mal: Upaya Ciptakan Ruang Publik Inklusif, sektor energi tetap menjadi tulang punggung untuk mendukung fasilitas umum yang berkelanjutan.
FAQ
Apa itu PNBP dari sektor panas bumi?
PNBP panas bumi merupakan setoran pendapatan negara dari perusahaan yang mengelola wilayah kerja panas bumi, yang dihitung berdasarkan volume produksi dan tarif yang berlaku.
Mengapa energi panas bumi penting bagi Indonesia?
Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia. Pemanfaatannya sangat krusial untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan dan menekan emisi karbon nasional.
Untuk mendapatkan laporan mendalam mengenai isu ekonomi dan kebijakan publik, terus ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru.