Viral Aksi Influencer Ajak Anak Promosi Vape, Komisi III DPR Angkat Bicara

Komisi III DPR RI menanggapi viralnya aksi influencer Bigmo yang mengajak anak kecil mempromosikan vape. Proses hukum ditegaskan jika ada unsur pidana.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 16, 2026 schedule 5:30 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Viral Aksi Influencer Ajak Anak Promosi Vape, Komisi III DPR Angkat Bicara
“Viral Aksi Influencer Ajak Anak Promosi Vape, Komisi III DPR Angkat Bicara”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/fa6949
16 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/fa6949
Copied
Viral Aksi Influencer Ajak Anak Promosi Vape, Komisi III DPR Angkat Bicara
Image via Pexels - Viral Aksi Influencer Ajak Anak Promosi Vape, Komisi III DPR Angkat Bicara

Key Highlights

  • Komisi III DPR RI mendesak penegakan hukum tegas terhadap konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur.
  • Aksi influencer Bigmo memicu reaksi keras dari publik dan pengamat perlindungan anak.
  • Aparat diminta memeriksa potensi pelanggaran UU Perlindungan Anak dalam kasus tersebut.

Tanggapan Tegas Komisi III

Dunia media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya konten dari seorang influencer bernama Bigmo yang melibatkan anak kecil dalam promosi produk vape atau rokok elektrik. Fenomena ini memicu reaksi cepat dari berbagai pihak, termasuk jajaran Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum dan keamanan.

Anggota Komisi III DPR RI menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak dari paparan produk berbahaya harus menjadi prioritas utama. Jika ditemukan bukti adanya pelanggaran hukum yang merugikan tumbuh kembang anak, aparat penegak hukum diminta untuk tidak ragu memprosesnya sesuai aturan yang berlaku.

Potensi Pelanggaran Undang-Undang

Pemanfaatan anak sebagai alat pemasaran produk yang memiliki dampak kesehatan nyata dianggap sebagai tindakan yang tidak etis. Meski di sisi lain, upaya edukasi positif bagi anak seharusnya menjadi fokus utama para pembuat konten di ruang digital.

Pihak kepolisian diharapkan dapat melakukan pengkajian lebih dalam terkait keterlibatan anak dalam video tersebut. Apabila ditemukan unsur pidana yang melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak atau regulasi terkait penyiaran konten, langkah hukum yang konkret sangat diperlukan sebagai efek jera.

Tanggung Jawab Kreator Konten

Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pelaku kreatif digital untuk lebih bijak dalam menyusun narasi konten. Tren di media sosial tidak boleh mengesampingkan batasan moral dan hukum, terutama yang menyangkut masa depan generasi muda.

Di tengah perdebatan ini, masyarakat berharap adanya pengawasan lebih ketat dari platform media sosial maupun otoritas terkait agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai isu sosial dan hukum terkini, kunjungi DKIJakarta.id.

FAQ

Apa sanksi yang bisa dikenakan jika promosi melibatkan anak di bawah umur?
Pelanggar dapat terjerat UU Perlindungan Anak jika terbukti ada eksploitasi atau perbuatan yang membahayakan kesehatan dan masa depan anak.

Bagaimana sikap DPR terkait kasus viral influencer Bigmo?
Komisi III DPR menekankan pentingnya proses hukum jika ditemukan unsur pidana dalam konten tersebut demi melindungi kepentingan terbaik bagi anak.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu