Bahlil Lahadalia Angkat Bicara soal Larangan Pembelian Pertalite bagi Orang Kaya

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia angkat bicara soal rencana pembatasan Pertalite bagi masyarakat mampu. Ia menyoroti pentingnya subsidi yang tepat sasaran.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 2, 2026 schedule 2:30 AM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Bahlil Lahadalia Angkat Bicara soal Larangan Pembelian Pertalite bagi Orang Kaya
“Bahlil Lahadalia Angkat Bicara soal Larangan Pembelian Pertalite bagi Orang Kaya”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/785a7e
2 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/785a7e
Copied
Bahlil Lahadalia Angkat Bicara soal Larangan Pembelian Pertalite bagi Orang Kaya
Image via Pexels - Bahlil Lahadalia Angkat Bicara soal Larangan Pembelian Pertalite bagi Orang Kaya

Key Highlights

  • Pemerintah tengah mematangkan skema penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan bahwa kelompok masyarakat mampu seharusnya tidak lagi menikmati subsidi energi.
  • Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas fiskal negara.

Polemik Subsidi BBM bagi Masyarakat Mampu

Wacana pembatasan pembelian BBM jenis Pertalite bagi masyarakat kelas atas kembali mencuat ke publik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan pandangan tegas terkait kategorisasi penerima subsidi. Menurutnya, kelompok masyarakat yang berada dalam desil 9 hingga 10 merupakan kategori mampu yang tidak lagi memerlukan bantuan subsidi negara.

Bahlil menganalogikan dirinya sendiri sebagai bagian dari kelompok yang seharusnya tidak lagi menerima subsidi BBM. Pernyataan ini disampaikan untuk mempertegas bahwa filosofi subsidi energi adalah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, bukan mereka yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik.

? Did You Know? Sistem desil digunakan oleh pemerintah untuk mengklasifikasikan tingkat kesejahteraan rumah tangga di Indonesia, di mana desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah dan desil 10 merupakan kelompok tertinggi.

Prioritas Kebijakan Energi Nasional

Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya untuk memastikan alokasi APBN lebih efektif. Subsidi yang selama ini mengalir deras di sektor bahan bakar diharapkan dapat dialihkan ke sektor yang lebih produktif. Fokus pemerintah saat ini juga tetap konsisten pada pengembangan energi baru, sebagaimana komitmen Bahlil Lahadalia Pacu Hilirisasi Hidrogen untuk Perkuat Nilai Tambah Ekonomi Nasional untuk jangka panjang.

Diskusi mengenai kriteria kendaraan dan kelompok masyarakat yang masih berhak membeli Pertalite terus dimatangkan. Pemerintah tidak ingin kebijakan ini nantinya justru memicu gejolak ekonomi di akar rumput. Di sisi lain, pemerintah juga terus memantau berbagai isu strategis lainnya, termasuk perkembangan sektor industri dan layanan publik yang terjadi saat ini.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu