BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Dilanda Kemarau, Jawa Tengah Jadi Titik Terkering

Data BMKG tunjukkan 72,8 persen wilayah Indonesia alami kemarau. Jawa Tengah mencatat rekor terlama tanpa hujan selama 80 hari berturut-turut.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 1, 2026 schedule 3:15 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Dilanda Kemarau, Jawa Tengah Jadi Titik Terkering
“BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Dilanda Kemarau, Jawa Tengah Jadi Titik Terkering”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/81c4be
1 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/81c4be
Copied
BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Dilanda Kemarau, Jawa Tengah Jadi Titik Terkering
Image via Pexels - BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Dilanda Kemarau, Jawa Tengah Jadi Titik Terkering

Key Highlights

  • Sebanyak 72,8 persen wilayah Indonesia saat ini berada dalam periode musim kemarau.
  • Provinsi Jawa Tengah tercatat sebagai wilayah terkering dengan durasi tanpa hujan mencapai 80 hari.
  • Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi kekeringan ekstrem dan risiko kebakaran lahan.

Peta Kekeringan Nasional

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data terbaru mengenai kondisi iklim terkini di tanah air. Dominasi musim kemarau kini menyelimuti sebagian besar wilayah Indonesia dengan persentase mencapai 72,8 persen dari total zona musim yang ada.

Kondisi ini memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih di berbagai sektor. Wilayah-wilayah yang masuk dalam zona kemarau ini tersebar di berbagai pulau besar, yang memerlukan langkah mitigasi segera dari pihak terkait.

Jawa Tengah Mengalami Hari Tanpa Hujan Terpanjang

Dalam laporan pemantauannya, Jawa Tengah menjadi sorotan utama karena mencatatkan durasi hari tanpa hujan (HTH) yang sangat panjang. Tercatat, beberapa titik di provinsi ini tidak diguyur hujan selama 80 hari berturut-turut.

Kondisi tanah yang mengering memberikan tantangan berat bagi sektor pertanian. Fenomena alam ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah setempat untuk memastikan distribusi air bersih tetap berjalan bagi kebutuhan domestik warga.

Upaya Mitigasi dan Kesiapsiagaan

Pemerintah terus memantau perkembangan cuaca untuk memetakan daerah yang masuk dalam kategori awas kekeringan. Penggunaan teknologi modifikasi cuaca atau penyaluran air bersih melalui tangki menjadi solusi jangka pendek yang mulai digerakkan.

Di tengah tantangan iklim ini, stabilitas ekonomi warga diharapkan tetap terjaga meski sektor pangan terkena dampak. Informasi mengenai ketahanan ekonomi nasional dalam menghadapi krisis iklim dapat disimak melalui Jumlah Masyarakat Tanpa Rekening Bank Menurun, LPS Sebut Roda Ekonomi Berputar Positif sebagai referensi tambahan.

FAQ

Apa yang menyebabkan wilayah Indonesia mengalami kemarau panjang?
Kemarau panjang saat ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global dan pola angin monsun yang menghambat pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.

Bagaimana cara masyarakat mengakses bantuan air bersih saat kekeringan?
Masyarakat dapat menghubungi BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat untuk mengajukan permohonan bantuan distribusi air bersih di wilayah yang terdampak parah.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai situasi terkini di ibu kota dan nasional, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu