Dapat Perlakuan Kurang Menyenangkan Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Adukan Nasib ke Armuji

Seorang driver ojol mengadu ke Wakil Wali Kota Armuji setelah mengalami perundungan saat menjemput pesanan pelanggan. Simak kronologi lengkapnya di sini.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 28, 2026 schedule 6:15 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Dapat Perlakuan Kurang Menyenangkan Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Adukan Nasib ke Armuji
“Dapat Perlakuan Kurang Menyenangkan Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Adukan Nasib ke Armuji”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/e207bf
28 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/e207bf
Copied
Dapat Perlakuan Kurang Menyenangkan Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Adukan Nasib ke Armuji
Image via Pexels - Dapat Perlakuan Kurang Menyenangkan Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Adukan Nasib ke Armuji

Key Highlights

  • Seorang pengemudi ojek online melaporkan tindakan perundungan yang dialaminya saat sedang bekerja.
  • Laporan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
  • Aksi ini memicu perhatian publik mengenai perlindungan bagi pekerja sektor informal di lapangan.

Kronologi Kejadian dan Laporan

Dunia layanan transportasi daring kembali menjadi sorotan setelah seorang pengemudi ojek online (ojol) mendatangi kantor Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Korban mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan serta perundungan dari oknum tertentu saat hendak mengambil pesanan pelanggan.

Kejadian tersebut bermula ketika pengemudi berusaha menjalankan tugasnya untuk menjemput orderan di lokasi yang telah ditentukan. Namun, alih-alih mendapatkan akses yang lancar, ia justru menghadapi kendala di lapangan yang berujung pada intimidasi verbal hingga tindakan fisik yang merugikan.

? Did You Know? Di Indonesia, profesi pengemudi ojek online kini menaungi jutaan pekerja yang menjadi tulang punggung mobilitas warga kota besar dalam kehidupan sehari-hari.

Tanggapan Pemerintah Kota

Armuji menanggapi laporan tersebut dengan serius dan berkomitmen untuk menindaklanjuti permasalahan yang menimpa warga Surabaya tersebut. Pihaknya menekankan bahwa setiap pekerja, tanpa terkecuali pengemudi ojol, berhak mendapatkan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari ancaman.

Pemerintah kota berharap agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang melalui penguatan komunikasi antara warga dan komunitas transportasi daring. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban umum serta mendukung stabilitas sosial, sebagaimana dibahas dalam Hoegeng Awards 2024: Simbol Transformasi Polri dalam Mendukung Asta Cita Presiden yang mengedepankan pelayanan masyarakat yang lebih humanis dan tanggap.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai isu sosial di ibu kota dan sekitarnya, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu