Geopolitik Global Memanas: Dari Ketegangan Teluk hingga Sengketa Laut Tiongkok Selatan

Dunia dihadapkan pada ketegangan geopolitik baru. AS soroti peran Rusia-Tiongkok di Teluk, sementara 14 negara tegas menolak klaim di Laut Tiongkok Selatan.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 12, 2026 schedule 10:00 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Geopolitik Global Memanas: Dari Ketegangan Teluk hingga Sengketa Laut Tiongkok Selatan
“Geopolitik Global Memanas: Dari Ketegangan Teluk hingga Sengketa Laut Tiongkok Selatan”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/4d6653
12 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/4d6653
Copied
Geopolitik Global Memanas: Dari Ketegangan Teluk hingga Sengketa Laut Tiongkok Selatan
Image via Pexels - Geopolitik Global Memanas: Dari Ketegangan Teluk hingga Sengketa Laut Tiongkok Selatan

Key Highlights

  • Amerika Serikat menuding Rusia dan Tiongkok memberikan perlindungan bagi Iran di tengah memanasnya konflik kawasan Teluk.
  • Sebanyak 14 negara secara resmi menyatakan bahwa klaim Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan tidak memiliki dasar hukum internasional.
  • Dunia seni internasional dikejutkan oleh hilangnya karya instalasi pisang ikonik yang sempat menggemparkan pasar kolektor global.

Ketegangan di Dewan Keamanan PBB

Situasi di kawasan Teluk kini menjadi sorotan tajam di markas besar PBB. Washington melontarkan kritik keras terhadap Moskow dan Beijing, menuduh kedua negara tersebut sengaja menghambat upaya internasional untuk menekan Iran. Ketegangan ini memicu perdebatan sengit mengenai efektivitas sanksi global dan stabilitas keamanan di jalur perdagangan energi utama dunia.

? Did You Know? PBB memiliki enam bahasa resmi untuk komunikasi diplomatik, yakni Arab, Mandarin, Inggris, Prancis, Rusia, dan Spanyol.

Konfrontasi di Laut Tiongkok Selatan

Di belahan dunia lain, posisi Tiongkok di perairan strategis Laut Tiongkok Selatan mendapatkan tantangan kolektif. Sebanyak 14 negara telah menyampaikan pernyataan sikap yang menyatakan bahwa klaim historis Tiongkok tidak memiliki landasan hukum yang sah berdasarkan UNCLOS 1982. Langkah diplomatik ini menandai pergeseran signifikan dalam diplomasi maritim internasional yang kian tegas.

Sisi Lain Dunia: Seni dan Berita Terkini

Di luar dinamika politik yang serius, publik dikejutkan dengan hilangnya karya seni kontemporer berupa pisang yang ditempel dengan selotip. Peristiwa ini memicu diskusi panjang mengenai nilai seni di era modern. Sementara itu, di dalam negeri, dinamika pembangunan juga terus berjalan, seperti upaya Dorong Hunian Layak, Said Abdullah Bantu Perbaikan Rumah Warga di Madura yang terus mendapat perhatian masyarakat luas.

Perkembangan di berbagai sektor ini menunjukkan betapa cepatnya perubahan situasi di tingkat nasional maupun internasional. Untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai isu-isu hangat lainnya, kunjungi DKIJakarta.id secara rutin untuk liputan berita yang komprehensif.

auto_awesome Ai Assisted
favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu