Gus Roy Soroti Polemik Konsesi Tambang PBNU, Ungkap Kekecewaan Sebagai Santri

Gus Roy menyatakan kekecewaan mendalam atas langkah PBNU menerima konsesi tambang, menegaskan posisinya sebagai santri yang memegang teguh tradisi.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 16, 2026 schedule 2:45 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Gus Roy Soroti Polemik Konsesi Tambang PBNU, Ungkap Kekecewaan Sebagai Santri
“Gus Roy Soroti Polemik Konsesi Tambang PBNU, Ungkap Kekecewaan Sebagai Santri”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/e9728a
16 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/e9728a
Copied
Gus Roy Soroti Polemik Konsesi Tambang PBNU, Ungkap Kekecewaan Sebagai Santri
Image via Pexels - Gus Roy Soroti Polemik Konsesi Tambang PBNU, Ungkap Kekecewaan Sebagai Santri

Key Highlights

  • Gus Roy secara terbuka menyatakan kekecewaan terhadap kebijakan pengelolaan tambang oleh PBNU.
  • Sentimen pribadi sebagai santri menjadi dasar kritik mendalam atas keputusan organisasi.
  • Polemik konsesi tambang memicu diskursus luas mengenai posisi organisasi keagamaan dalam sektor bisnis ekstraktif.

Refleksi Kritis Terhadap Kebijakan Tambang

Langkah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam menerima konsesi tambang dari pemerintah terus menuai reaksi. Salah satu tokoh yang secara vokal menyampaikan penolakannya adalah Gus Roy. Ia menilai keterlibatan organisasi keagamaan dalam ranah bisnis pertambangan berpotensi mengaburkan misi dakwah dan sosial yang selama ini diusung.

Gus Roy menegaskan bahwa kekecewaan yang ia rasakan muncul dari ikatan emosional dan ideologis sebagai seorang santri. Baginya, posisi NU seharusnya tetap menjadi pilar moral bangsa tanpa terikat dengan kepentingan komersial yang bersinggungan dengan eksploitasi alam.

? Did You Know? Konsesi tambang untuk organisasi keagamaan di Indonesia merupakan kebijakan baru yang diatur pemerintah untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor sumber daya alam.

Dinamika Organisasi dan Etika Bisnis

Kritik yang dilontarkan Gus Roy tidak berdiri sendiri. Sejumlah pihak dalam lingkaran internal maupun eksternal organisasi turut menyoroti efisiensi tata kelola jika ormas terjun langsung ke industri berat. Diskusi mengenai batasan peran organisasi keagamaan dalam Pemerintah Mulai Godok Regulasi Penggunaan AI dalam Sektor Ekonomi Kreatif juga sering dikaitkan dengan bagaimana sebuah entitas besar harus menempatkan prioritasnya di tengah perubahan zaman yang semakin kompleks.

Perdebatan ini mencerminkan betapa sensitifnya isu pengelolaan sumber daya di mata publik. Fokus utama dari kritik tersebut tetap pada aspek keberlanjutan dan integritas organisasi di mata pengikutnya. Terlepas dari berbagai polemik yang terjadi, perhatian publik kini tertuju pada bagaimana kebijakan ini akan dieksekusi di lapangan tanpa mengabaikan prinsip-prinsip yang selama ini dijaga. Kunjungi DKIJakarta.id untuk mengikuti perkembangan berita terkini mengenai isu ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu