Gus Yahya Tegaskan Integritas Kader NU Jelang Agenda Organisasi, Tolak Politik Pragmatis

Ketua Umum PBNU Gus Yahya optimis PWNU dan PCNU tetap solid dan tidak mudah goyah oleh kepentingan pragmatis dalam agenda besar organisasi mendatang.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 28, 2026 schedule 8:45 AM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Gus Yahya Tegaskan Integritas Kader NU Jelang Agenda Organisasi, Tolak Politik Pragmatis
“Gus Yahya Tegaskan Integritas Kader NU Jelang Agenda Organisasi, Tolak Politik Pragmatis”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/f9b1ed
28 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/f9b1ed
Copied
Gus Yahya Tegaskan Integritas Kader NU Jelang Agenda Organisasi, Tolak Politik Pragmatis
Image via Pexels - Gus Yahya Tegaskan Integritas Kader NU Jelang Agenda Organisasi, Tolak Politik Pragmatis

Key Highlights

  • Ketua Umum PBNU meyakini loyalitas pengurus wilayah hingga cabang terhadap marwah organisasi.
  • Peringatan tegas terhadap upaya pragmatisme politik yang berpotensi memecah belah basis massa.
  • Penguatan struktur organisasi sebagai langkah antisipasi kepentingan eksternal.

Menjaga Marwah Organisasi dari Tarikan Politik

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyatakan keyakinannya bahwa jajaran Pengurus Wilayah (PWNU) dan Pengurus Cabang (PCNU) di seluruh Indonesia tidak akan mudah disusupi kepentingan pragmatis. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan bahwa integritas organisasi menjadi fondasi utama yang tidak boleh dikompromikan demi agenda sesaat.

Gus Yahya menyoroti pentingnya posisi NU sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki akar kuat di masyarakat. Baginya, menjaga kemandirian organisasi adalah harga mati agar pelayanan kepada umat tetap berjalan sesuai dengan khittah yang telah ditetapkan. Upaya menjaga stabilitas ini menjadi krusial di tengah dinamika nasional yang kian kompleks.

Soliditas di Tengah Dinamika Nasional

Stabilitas nasional sering kali diuji oleh berbagai peristiwa yang memerlukan kedewasaan politik, seperti halnya ketika terjadi Rekam Jejak Komjen Karyoto: Dari Pemberantasan Korupsi Hingga Stabilitas Ibu Kota yang menuntut pengawalan ketat terhadap institusi hukum. Pengurus NU di berbagai tingkatan diharapkan tetap fokus pada pemberdayaan umat alih-alih tergiur oleh tawaran kekuasaan yang bersifat transaksional.

Kemandirian ini dipandang sebagai benteng terakhir agar NU tidak terseret ke dalam arus polarisasi yang merugikan kesatuan bangsa. Dengan memperkuat konsolidasi internal, para pengurus diminta untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai kemaslahatan publik yang selalu diusung oleh para ulama terdahulu.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pendapat Anda mengenai peran ormas besar dalam menjaga stabilitas politik nasional saat ini? Tuliskan pandangan Anda di kolom komentar.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru dan liputan mendalam terkait isu-isu kebangsaan terkini di DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu