IHSG Terperosok 1,48 Persen ke Level 6.405, Rupiah Kian Tertekan di Rp17.728 per Dolar AS

Pasar keuangan domestik tertekan hebat. IHSG ditutup merosot 1,48% ke level 6.405, sementara rupiah melemah signifikan hingga Rp17.728 per Dolar AS.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 21, 2026 schedule 8:15 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
IHSG Terperosok 1,48 Persen ke Level 6.405, Rupiah Kian Tertekan di Rp17.728 per Dolar AS
“IHSG Terperosok 1,48 Persen ke Level 6.405, Rupiah Kian Tertekan di Rp17.728 per Dolar AS”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/0ed0c3
21 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/0ed0c3
Copied
IHSG Terperosok 1,48 Persen ke Level 6.405, Rupiah Kian Tertekan di Rp17.728 per Dolar AS
Image via Pexels - IHSG Terperosok 1,48 Persen ke Level 6.405, Rupiah Kian Tertekan di Rp17.728 per Dolar AS

Key Highlights

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sebesar 1,48 persen ke posisi 6.405.
  • Nilai tukar Rupiah terdepresiasi tajam terhadap Dolar Amerika Serikat, kini berada di level Rp17.728.
  • Aksi jual investor asing menjadi salah satu pemicu utama tekanan pada pasar saham nasional hari ini.

Tekanan Jual Melanda Bursa Domestik

Laju IHSG pada perdagangan hari ini benar-benar tidak berdaya di hadapan tekanan jual yang masif. Indeks ditutup di zona merah dengan koreksi cukup dalam sebesar 1,48 persen, yang membawa IHSG kembali ke area 6.405. Hampir seluruh sektor saham mengalami tekanan, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps yang menjadi penggerak indeks utama.

Para pelaku pasar merespons dengan hati-hati terhadap kondisi makroekonomi terkini. Investor terlihat cenderung mengamankan aset di tengah sentimen global yang belum menentu, sehingga mendorong aksi profit taking di banyak lini. Kondisi pasar yang fluktuatif ini mengingatkan publik pada pentingnya literasi finansial, serupa dengan perhatian masyarakat terhadap Jaksa Agung Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka, Jadikan Kasus Eks Jampidsus Titik Balik Kejaksaan yang sempat ramai dibahas sebelumnya.

Rupiah Mengalami Koreksi Signifikan

Bukan hanya bursa saham yang mengalami tekanan, mata uang Garuda juga terpantau melemah cukup tajam terhadap Dolar AS. Rupiah ditutup pada angka Rp17.728 per dolar. Pelemahan ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap mata uang safe haven di pasar global, yang berdampak langsung pada nilai tukar negara berkembang termasuk Indonesia.

Analis melihat bahwa posisi Rupiah saat ini memerlukan intervensi pasar yang tepat guna menjaga stabilitas moneter tetap terjaga. Sementara itu, investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan kebijakan suku bunga dari bank sentral dalam beberapa hari ke depan. Bagi Anda yang ingin memantau isu ekonomi lainnya, silakan ikuti perkembangan di Fakta Mengejutkan Kasus Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya: Polisi Ungkap Keterlibatan Sang Ibu untuk informasi peristiwa lainnya di Jakarta. Pantau terus DKIJakarta.id untuk pembaruan terkini mengenai pasar modal dan ekonomi nasional.

FAQ

Mengapa IHSG mengalami penurunan yang cukup dalam pada hari ini?
Penurunan IHSG dipicu oleh kombinasi aksi jual investor asing serta sentimen global yang membuat investor cenderung melepas aset berisiko dan mengalihkan dana ke instrumen yang lebih aman.

Apa dampak utama dari melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Rp17.728?
Pelemahan Rupiah dapat meningkatkan beban biaya impor bagi perusahaan, yang berpotensi memengaruhi inflasi barang konsumsi dan menekan margin laba emiten di sektor-sektor tertentu.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu