Sengketa Batas Tanah Berujung Maut, Kakek di OKU Nekat Bacok Dua Sepupu

Cekcok batas tanah di OKU berujung tragis setelah seorang kakek membacok dua sepupunya sendiri. Polisi kini melakukan penyelidikan intensif.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 17, 2026 schedule 7:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Sengketa Batas Tanah Berujung Maut, Kakek di OKU Nekat Bacok Dua Sepupu
“Sengketa Batas Tanah Berujung Maut, Kakek di OKU Nekat Bacok Dua Sepupu”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/4ba352
17 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/4ba352
Copied
Sengketa Batas Tanah Berujung Maut, Kakek di OKU Nekat Bacok Dua Sepupu
Image via Pexels - Sengketa Batas Tanah Berujung Maut, Kakek di OKU Nekat Bacok Dua Sepupu

Key Highlights

  • Insiden pembacokan terjadi di Kabupaten OKU akibat perselisihan batas tanah.
  • Dua orang korban mengalami luka serius setelah dianiaya oleh sepupu mereka sendiri.
  • Pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pemicu Perselisihan Keluarga

Sebuah peristiwa kekerasan menggemparkan warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Seorang pria lanjut usia diduga melakukan pembacokan terhadap dua orang sepupunya sendiri di tengah proses pengukuran batas tanah yang seharusnya menjadi urusan administratif keluarga.

Ketegangan memuncak saat ketiganya berada di lokasi lahan yang sedang disengketakan. Perdebatan mengenai posisi patok tanah berubah menjadi aksi fisik ketika pelaku yang merasa tidak puas dengan hasil pengukuran kehilangan kendali emosi. Senjata tajam yang dibawa pelaku kemudian dilayangkan hingga mengenai kedua kerabatnya tersebut.

Langkah Hukum dan Penanganan Korban

Kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka sabetan senjata tajam. Pihak keluarga lain yang berada di lokasi kejadian langsung melaporkan insiden ini kepada aparat kepolisian setempat guna mencegah konflik yang lebih luas.

Aparat kepolisian saat ini tengah memeriksa saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami kronologi lengkap. Kasus ini menjadi pengingat keras akan pentingnya mediasi dalam setiap perselisihan agraria agar tidak berakhir dengan pertumpahan darah seperti fenomena Kekeringan Lahan Pertanian Bekasi yang juga membutuhkan penanganan bijak oleh para pihak terkait.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pendapat Anda mengenai penyelesaian sengketa tanah antar keluarga di Indonesia agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali?

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai kasus ini dan informasi penting lainnya melalui DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu