Kemenkes Ajukan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pemulihan RS Terdampak Gempa NTT

Kementerian Kesehatan mengajukan anggaran Rp200 miliar untuk rekonstruksi dua rumah sakit di NTT yang rusak berat akibat gempa bumi.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 26, 2026 schedule 7:45 AM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Kemenkes Ajukan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pemulihan RS Terdampak Gempa NTT
“Kemenkes Ajukan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pemulihan RS Terdampak Gempa NTT”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/a3b4a5
26 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/a3b4a5
Copied
Kemenkes Ajukan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pemulihan RS Terdampak Gempa NTT
Image via Pexels - Kemenkes Ajukan Anggaran Rp200 Miliar untuk Pemulihan RS Terdampak Gempa NTT

Key Highlights

  • Kementerian Kesehatan membutuhkan dana Rp200 miliar untuk merekonstruksi dua rumah sakit di Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Pembangunan kembali dilakukan pasca kerusakan struktural parah akibat guncangan gempa bumi.
  • Fasilitas kesehatan yang terdampak kini memerlukan perbaikan mendesak guna memulihkan layanan bagi masyarakat setempat.

Kebutuhan Mendesak Fasilitas Kesehatan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mengupayakan alokasi anggaran sebesar Rp200 miliar untuk membiayai pembangunan kembali dua rumah sakit di wilayah Nusa Tenggara Timur. Langkah ini diambil menyusul kerusakan parah pada infrastruktur kesehatan tersebut akibat bencana gempa bumi yang melanda kawasan itu sebelumnya.

Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan struktural membuat operasional rumah sakit tidak dapat berjalan maksimal. Fokus utama pemerintah adalah memastikan masyarakat di daerah terdampak tetap mendapatkan akses layanan medis yang layak dan aman.

Proses Rekonstruksi dan Mitigasi

Pihak kementerian menekankan pentingnya standar ketahanan bangunan dalam proses rekonstruksi ini. Mengingat NTT merupakan wilayah yang rawan terhadap aktivitas seismik, pembangunan ulang akan mengadopsi standar gedung tahan gempa untuk meminimalisir risiko di masa mendatang.

Selain fokus pada pemulihan infrastruktur medis, pemerintah juga terus memantau berbagai situasi darurat di tanah air, termasuk upaya perlindungan warga negara dalam berbagai kondisi mendesak, sebagaimana terlihat dalam koordinasi evakuasi untuk Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Pemerintah Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi. Prioritas saat ini adalah mempercepat proses administrasi anggaran agar pengerjaan fisik dapat segera dimulai di lapangan.

Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai proyek pembangunan infrastruktur kesehatan ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu