Tito Karnavian Tegur Kepala Daerah: Jangan Mau Dibohongi Bawahan Soal Anggaran

Mendagri Tito Karnavian memberikan peringatan keras kepada kepala daerah agar lebih teliti terhadap alokasi anggaran guna mencegah pemborosan APBD.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 14, 2026 schedule 6:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Tito Karnavian Tegur Kepala Daerah: Jangan Mau Dibohongi Bawahan Soal Anggaran
“Tito Karnavian Tegur Kepala Daerah: Jangan Mau Dibohongi Bawahan Soal Anggaran”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/ae160a
14 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/ae160a
Copied
Tito Karnavian Tegur Kepala Daerah: Jangan Mau Dibohongi Bawahan Soal Anggaran
Image via Pexels - Tito Karnavian Tegur Kepala Daerah: Jangan Mau Dibohongi Bawahan Soal Anggaran

Key Highlights

  • Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan APBD.
  • Kepala daerah diminta tidak mudah percaya pada laporan anak buah yang manipulatif.
  • Pemborosan anggaran dinilai menghambat pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Pengawasan Ketat APBD

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh kepala daerah di Indonesia. Dalam arahannya, Tito meminta agar para kepala daerah tidak hanya menerima laporan "beres" dari bawahan mereka terkait pengelolaan keuangan daerah. Ia menyoroti potensi manipulasi dalam penganggaran yang seringkali merugikan kas negara.

Eks Kapolri ini menegaskan bahwa integritas dalam tata kelola anggaran adalah kunci utama pemerintahan yang efektif. Banyak kasus ditemukan di mana alokasi APBD tidak terserap secara efisien karena perencanaan yang tidak matang atau laporan yang sengaja dibuat agar terlihat sesuai target, padahal realitanya jauh dari harapan.

Transparansi dan Akuntabilitas

Penting bagi kepala daerah untuk melakukan verifikasi langsung ke lapangan sebelum menandatangani persetujuan anggaran. Tito mengingatkan bahwa tanggung jawab hukum penggunaan APBD tetap melekat pada kepala daerah, bukan pada staf atau bawahan yang menyiapkan draf dokumen. Ketelitian menjadi benteng terakhir untuk menghindari praktik korupsi atau penyimpangan anggaran yang merugikan publik.

Sikap kritis ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong integrasi layanan publik dan pembangunan yang lebih transparan. Hal ini mirip dengan semangat keterbukaan yang juga terlihat dalam Menko AHY Resmikan Groundbreaking TOD Summarecon, Integrasi Transportasi di Bekasi Semakin Matang, di mana sinergi antara perencanaan yang matang dan eksekusi di lapangan menjadi kunci utama keberhasilan proyek bagi masyarakat.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana menurut Anda, apakah ketegasan Mendagri ini efektif untuk menekan angka pemborosan anggaran di daerah? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar.

Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu