Mengenang Tragedi Gempa Donggala 2018: Kilas Balik Peristiwa Tektonik Sulawesi Tengah

Mengenang kembali peristiwa gempa tektonik berkekuatan M=7.7 yang mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada September 2018 silam.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 14, 2026 schedule 3:45 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Mengenang Tragedi Gempa Donggala 2018: Kilas Balik Peristiwa Tektonik Sulawesi Tengah
“Mengenang Tragedi Gempa Donggala 2018: Kilas Balik Peristiwa Tektonik Sulawesi Tengah”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/232daa
14 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/232daa
Copied
Mengenang Tragedi Gempa Donggala 2018: Kilas Balik Peristiwa Tektonik Sulawesi Tengah
Image via Pexels - Mengenang Tragedi Gempa Donggala 2018: Kilas Balik Peristiwa Tektonik Sulawesi Tengah

Key Highlights

  • Gempa tektonik berkekuatan M=7.7 mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah.
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami sesaat setelah aktivitas seismik terdeteksi.
  • Peristiwa ini menjadi catatan sejarah penting dalam mitigasi bencana di Indonesia.

Peringatan Dini dan Guncangan Dahsyat

Jumat, 28 September 2018, menjadi tanggal yang tidak akan terlupakan bagi masyarakat Sulawesi Tengah. Guncangan tektonik yang kuat dengan magnitudo 7.7 melanda wilayah Kabupaten Donggala dan sekitarnya. Seismograf milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada di darat, yang kemudian memicu respons cepat terkait potensi ancaman tsunami.

Situasi di lapangan seketika berubah mencekam. Warga yang berada di kawasan pesisir harus mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi segera setelah peringatan dikeluarkan. Faktor geologis wilayah Sulawesi yang memiliki banyak patahan aktif memang menuntut kewaspadaan tinggi dari pemerintah maupun masyarakat lokal dalam menghadapi ancaman bencana serupa di masa depan.

Refleksi Terhadap Sistem Mitigasi Bencana

Tragedi ini menyoroti betapa krusialnya literasi kebencanaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kesiapan infrastruktur dan jalur evakuasi menjadi fokus utama pasca-peristiwa tersebut untuk meminimalkan dampak jika terjadi guncangan serupa. Belajar dari kasus Aksi Nekat Jambret di Jaksel Berujung Apes, Terjebak Kemacetan Total, kecepatan respons dan ketenangan dalam situasi darurat menjadi kunci utama untuk tetap aman dalam kondisi yang tidak menentu.

Hingga saat ini, edukasi mengenai gempa tektonik terus dilakukan secara masif. Pengetahuan tentang struktur bangunan yang tahan gempa hingga prosedur penyelamatan diri menjadi materi pokok yang kini lebih dipahami publik. Pemahaman mendalam tentang potensi bencana adalah modal utama kita sebagai bangsa yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, sejauh mana kesiapsiagaan mitigasi bencana di lingkungan tempat tinggal Anda saat ini dalam menghadapi ancaman gempa bumi? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.

Untuk liputan berita yang lebih detail dan komprehensif, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu