Kisah Haru di Tulungagung: Narapidana Lepas Masa Lajang di Balik Jeruji Besi

Seorang narapidana di Tulungagung resmi melepas masa lajangnya melalui prosesi akad nikah sederhana yang berlangsung di dalam lingkungan rumah tahanan.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 17, 2026 schedule 7:00 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Kisah Haru di Tulungagung: Narapidana Lepas Masa Lajang di Balik Jeruji Besi
“Kisah Haru di Tulungagung: Narapidana Lepas Masa Lajang di Balik Jeruji Besi”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/0ba418
17 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/0ba418
Copied
Kisah Haru di Tulungagung: Narapidana Lepas Masa Lajang di Balik Jeruji Besi
Image via Pexels - Kisah Haru di Tulungagung: Narapidana Lepas Masa Lajang di Balik Jeruji Besi

Key Highlights

  • Seorang narapidana di Tulungagung melangsungkan pernikahan meski sedang menjalani masa hukuman satu tahun penjara.
  • Prosesi akad nikah digelar dengan prosedur ketat namun tetap berlangsung khidmat di lingkungan kantor kepolisian.
  • Pernikahan ini menjadi momen langka yang mempertemukan pihak keluarga kedua mempelai di tengah keterbatasan ruang gerak.

Prosesi Pernikahan di Balik Jeruji

Sebuah suasana berbeda terjadi di Mapolres Tulungagung. Seorang warga binaan yang terjerat kasus hukum harus merelakan hari bahagianya dirayakan di balik jeruji besi. Meski ruang gerak terbatas, pihak kepolisian tetap memberikan ruang bagi narapidana tersebut untuk melangsungkan hak konstitusionalnya dalam berumah tangga.

Prosesi akad nikah berjalan cukup haru. Kedua mempelai tampak mengenakan pakaian yang rapi meski berada dalam lingkungan pengawasan petugas. Para saksi dari kedua belah pihak keluarga hadir menyaksikan prosesi ijab kabul yang berlangsung singkat namun sah secara agama dan hukum.

Sisi Humanis dalam Penegakan Hukum

Pihak berwenang memberikan izin bagi pelaksanaan pernikahan ini sebagai bentuk pemenuhan hak asasi manusia bagi tahanan. Meski statusnya sebagai narapidana, kesempatan untuk membangun keluarga baru tetap diberikan selama memenuhi syarat administratif yang berlaku. Kegiatan ini diawasi ketat oleh petugas untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama acara berlangsung.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah dinamika penegakan hukum di tanah air, aspek kemanusiaan seringkali menjadi prioritas bagi aparat. Seperti halnya dalam laporan mengenai Kejagung Periksa Empat Saksi Terkait Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, setiap proses hukum tetap berjalan sesuai dengan koridornya masing-masing tanpa mengesampingkan sisi sosial masyarakat.

Setelah akad selesai, mempelai pria harus kembali menjalani masa tahanannya sesuai vonis hakim. Momen singkat tersebut ditutup dengan doa bersama keluarga sebelum akhirnya pihak keluarga meninggalkan lokasi rutan dengan pengawalan petugas. Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu