Dorong Reformasi Institusi, Pengamat Tekankan Pemilihan Kapolri Berbasis Integritas

Pemilihan Kapolri harus mengedepankan rekam jejak, kompetensi, dan integritas moral untuk menjaga marwah institusi kepolisian di mata publik.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Jul 23, 2026 schedule 10:30 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Dorong Reformasi Institusi, Pengamat Tekankan Pemilihan Kapolri Berbasis Integritas
“Dorong Reformasi Institusi, Pengamat Tekankan Pemilihan Kapolri Berbasis Integritas”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/77b58a
23 Jul 2026
https://www.dkijakarta.id/s/77b58a
Copied
Dorong Reformasi Institusi, Pengamat Tekankan Pemilihan Kapolri Berbasis Integritas
Image via Pexels - Dorong Reformasi Institusi, Pengamat Tekankan Pemilihan Kapolri Berbasis Integritas

Key Highlights

  • Transparansi rekam jejak menjadi poin krusial dalam pemilihan pimpinan tertinggi kepolisian.
  • Integritas dan kompetensi dinilai sebagai modal utama menghadapi tantangan keamanan modern.
  • Pentingnya menyeimbangkan kriteria profesionalitas dengan standar etika profesi yang tinggi.

Pentingnya Kriteria Berbasis Kompetensi

Diskusi mengenai mekanisme pemilihan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) kembali menghangat di ruang publik. Sejumlah pengamat kebijakan publik menekankan agar proses suksesi pimpinan di tubuh kepolisian tidak lagi sekadar didasarkan pada kedekatan personal atau senioritas semata. Kompetensi teknis dan rekam jejak bersih harus menjadi prasyarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Seorang calon pemimpin Polri dituntut memiliki kemampuan adaptasi tinggi dalam merespons dinamika kejahatan siber hingga ancaman keamanan nasional. Efektivitas kepemimpinan di era digital ini setidaknya harus selaras dengan semangat modernisasi, sebagaimana yang sempat disinggung dalam upaya menjaga otentisitas nilai di tengah gempuran teknologi yang terus bergerak cepat.

? Did You Know? Proses pemilihan Kapolri di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, di mana Presiden mengajukan satu nama calon kepada DPR RI untuk mendapatkan persetujuan.

Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Integritas moral menjadi pilar paling penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Para ahli berpendapat bahwa rekam jejak seorang kandidat selama menjabat di berbagai satuan harus diteliti secara mendalam. Keterbukaan informasi mengenai kinerja masa lalu akan membantu memberikan gambaran utuh mengenai kesiapan calon dalam mengemban amanah besar.

Publik berharap proses seleksi yang transparan dapat menghasilkan figur yang tidak hanya tegas dalam penegakan hukum, namun juga mampu merangkul berbagai elemen masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga ketertiban, seperti halnya pengamanan intensif di berbagai titik keramaian, merupakan cerminan dari kehadiran polisi di tengah masyarakat yang humanis. Keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan persuasif inilah yang kini dinantikan oleh banyak pihak sebagai standar baru kepemimpinan masa depan. Teruslah membaca DKIJakarta.id untuk informasi terbaru tentang ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu