Posisi Thailand Terancam, Indonesia Siap Rebut Dominasi Pasar Mobil Listrik di Asia Tenggara

Ambisi Indonesia menjadi pusat otomotif global membuat Thailand mulai mengubah kebijakan pajak demi mempertahankan pangsa pasar kendaraan listrik.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 25, 2026 schedule 1:00 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Posisi Thailand Terancam, Indonesia Siap Rebut Dominasi Pasar Mobil Listrik di Asia Tenggara
“Posisi Thailand Terancam, Indonesia Siap Rebut Dominasi Pasar Mobil Listrik di Asia Tenggara”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/a835da
25 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/a835da
Copied
Posisi Thailand Terancam, Indonesia Siap Rebut Dominasi Pasar Mobil Listrik di Asia Tenggara
Image via Pexels - Posisi Thailand Terancam, Indonesia Siap Rebut Dominasi Pasar Mobil Listrik di Asia Tenggara

Key Highlights

  • Pemerintah Indonesia agresif menarik investasi manufaktur otomotif global untuk beralih ke kendaraan listrik.
  • Thailand merespons langkah Indonesia dengan meninjau ulang kebijakan insentif pajak kendaraan.
  • Persaingan ketat kedua negara memicu dinamika baru dalam rantai pasok otomotif Asia Tenggara.

Pergeseran Dominasi Otomotif Regional

Langkah progresif Indonesia dalam membangun ekosistem kendaraan listrik mulai membuahkan hasil nyata. Dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia kini dipandang sebagai pemain kunci yang mampu memikat raksasa otomotif seperti Toyota untuk memperluas basis produksi di dalam negeri.

Perkembangan ini memaksa Thailand, yang selama puluhan tahun menyandang predikat sebagai 'Detroit of Asia', untuk bersikap lebih taktis. Otoritas di Bangkok dilaporkan sedang mengevaluasi kembali struktur pajak mobil mereka guna mempertahankan daya saing di tengah gempuran investasi yang masuk ke tanah air.

Langkah Strategis Menghadapi Persaingan

Thailand berupaya memastikan ekosistem yang mereka bangun tetap relevan bagi produsen global. Perubahan kebijakan pajak ini mencakup insentif bagi pabrikan yang berkomitmen memproduksi baterai dan komponen inti di wilayah mereka, guna menahan laju ekspansi industri otomotif ke negara-negara tetangga.

Di sisi lain, Indonesia terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk kawasan industri khusus dan kemudahan perizinan. Fokus pemerintah bukan hanya pada perakitan, melainkan pada penguasaan teknologi baterai yang menjadi jantung dari industri otomotif masa depan.

Ketegangan di sektor industri ini sering kali memicu dinamika ekonomi yang luas di kawasan. Berbagai pihak kini memantau bagaimana kebijakan regulasi ekonomi akan menentukan siapa yang akan memimpin pasar kendaraan ramah lingkungan di masa mendatang. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru terkait industri otomotif nasional.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu