Pramono Anung Buka Suara Soal JPO Tanpa Akses Tangga di Depan Gedung DPR

Pramono Anung klarifikasi soal Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan DPR yang sempat viral karena tidak memiliki akses tangga untuk pejalan kaki.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 5, 2026 schedule 3:45 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Pramono Anung Buka Suara Soal JPO Tanpa Akses Tangga di Depan Gedung DPR
“Pramono Anung Buka Suara Soal JPO Tanpa Akses Tangga di Depan Gedung DPR”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/832f91
5 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/832f91
Copied
Pramono Anung Buka Suara Soal JPO Tanpa Akses Tangga di Depan Gedung DPR
Image via Pexels - Pramono Anung Buka Suara Soal JPO Tanpa Akses Tangga di Depan Gedung DPR

Key Highlights

  • Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan gedung DPR RI menjadi sorotan publik karena akses tangga yang dinilai minim.
  • Pramono Anung menegaskan bahwa kewenangan pembangunan infrastruktur tersebut berada di bawah Kementerian PUPR.
  • Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan fasilitas publik aman bagi warga Jakarta.

Klarifikasi Terkait Akses JPO

Publik baru-baru ini menyoroti kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terletak tepat di depan kompleks gedung DPR RI. Fasilitas tersebut dianggap tidak ramah bagi pejalan kaki karena ketiadaan akses tangga yang memadai untuk naik maupun turun dari jembatan.

Menanggapi hal tersebut, Pramono Anung memberikan penjelasan mengenai status pembangunan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bukan proyek yang dikerjakan langsung oleh pemerintah daerah.

Sinergi Pembangunan Infrastruktur

Koordinasi antara instansi pusat dan daerah menjadi kunci dalam membenahi berbagai fasilitas penyeberangan di Ibu Kota. Harapannya, setiap pembangunan infrastruktur publik harus mengedepankan aspek keamanan serta aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pembenahan fasilitas publik sering kali bersinggungan dengan berbagai kasus yang menyita perhatian warga, seperti insiden yang melibatkan Polisi Selidiki Insiden Viral Sekuriti Disuruh Sujud oleh Pengemudi Alphard yang menunjukkan pentingnya ketertiban di area publik. Pihak otoritas terkait kini tengah meninjau kembali apakah desain JPO tersebut memerlukan modifikasi atau penambahan akses guna memudahkan mobilitas warga di sekitar kawasan Senayan.

?️ Share Your Opinion!

Apakah menurut Anda desain JPO yang ada saat ini sudah cukup representatif, ataukah perlu dilakukan renovasi total untuk menambah aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan pejalan kaki? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.

Ikuti perkembangan terbaru mengenai fasilitas publik Ibu Kota dan informasi lainnya hanya di DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu