Purbaya Ungkap Hambatan Utama Debottlenecking: Tarif Depo Peti Kemas hingga Izin Hutan

Ketua Satgas Percepatan Investasi, Purbaya Yudhi Sadewa, menyoroti kendala logistik dan izin kehutanan yang menghambat percepatan investasi di Indonesia.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 4, 2026 schedule 7:15 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Purbaya Ungkap Hambatan Utama Debottlenecking: Tarif Depo Peti Kemas hingga Izin Hutan
“Purbaya Ungkap Hambatan Utama Debottlenecking: Tarif Depo Peti Kemas hingga Izin Hutan”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/0b8d45
4 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/0b8d45
Copied
Purbaya Ungkap Hambatan Utama Debottlenecking: Tarif Depo Peti Kemas hingga Izin Hutan
Image via Pexels - Purbaya Ungkap Hambatan Utama Debottlenecking: Tarif Depo Peti Kemas hingga Izin Hutan

Key Highlights

  • Satgas Percepatan Investasi menyoroti tarif depo peti kemas yang dinilai menjadi beban logistik baru.
  • Perizinan sektor kehutanan masih menjadi hambatan birokrasi utama bagi para pelaku usaha.
  • Pemerintah tengah mengupayakan langkah konkret untuk memangkas hambatan investasi atau debottlenecking.

Tantangan Logistik di Lapangan

Langkah percepatan investasi atau debottlenecking kini menghadapi tantangan baru di sektor logistik. Ketua Satgas Percepatan Investasi, Purbaya Yudhi Sadewa, menekankan bahwa tarif depo peti kemas yang tidak terkendali telah menyumbang beban biaya yang cukup besar bagi eksportir dan importir di pelabuhan.

Kondisi ini dipandang kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam menekan biaya logistik nasional. Di sisi lain, isu mengenai transparansi penetapan biaya tambahan di area depo menjadi sorotan karena seringkali tidak disertai dengan peningkatan efisiensi layanan yang memadai.

? Did You Know? Proses debottlenecking adalah istilah teknis untuk mengidentifikasi dan menghapus hambatan yang menghalangi produktivitas atau alur kerja dalam sebuah sistem industri besar.

Hambatan Perizinan Kehutanan

Selain persoalan logistik, Purbaya juga menggarisbawahi masih rumitnya proses perizinan di sektor kehutanan. Banyak proyek investasi strategis yang terhenti atau tertunda karena tumpang tindih regulasi terkait penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan operasional perusahaan.

Sinkronisasi antara kebijakan daerah dan pusat masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak. Tanpa penyelesaian masalah perizinan yang lebih lincah, target realisasi investasi nasional berisiko melambat meskipun minat investor global untuk masuk ke Indonesia sebenarnya masih cukup tinggi.

Dalam dinamika ekonomi terkini, berbagai kebijakan pemerintah terus mendapat perhatian publik, termasuk Celios Kritik Kebijakan Pajak Nol Persen di PFII, Dinilai Tidak Rasional yang juga disorot oleh para pengamat sebagai bagian dari tantangan iklim investasi di Tanah Air. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu