PWNU DKI Jakarta Usulkan Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

PWNU DKI Jakarta secara resmi mengusulkan penggunaan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) untuk pemilihan Ketua Umum PBNU demi menjaga tradisi organisasi.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 20, 2026 schedule 4:00 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
PWNU DKI Jakarta Usulkan Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
“PWNU DKI Jakarta Usulkan Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/2098b9
20 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/2098b9
Copied
PWNU DKI Jakarta Usulkan Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU
Image via Pexels - PWNU DKI Jakarta Usulkan Mekanisme AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Key Highlights

  • PWNU DKI Jakarta mendorong penggunaan sistem AHWA pada pemilihan Ketua Umum PBNU.
  • Metode ini dinilai lebih sejalan dengan tradisi musyawarah dalam organisasi Nahdlatul Ulama.
  • Penerapan sistem ini diharapkan mampu meminimalisir persaingan yang bersifat politis praktis.

Usulan Mekanisme AHWA dalam Tradisi NU

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menyampaikan pandangan mengenai mekanisme pemilihan pemimpin tertinggi di PBNU. Pihaknya secara tegas menyatakan bahwa pemilihan Ketua Umum sebaiknya tidak dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara langsung, melainkan menggunakan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Penggunaan AHWA dianggap sebagai langkah strategis untuk mengedepankan musyawarah mufakat. Dalam tradisi pesantren yang menjadi akar organisasi, sistem ini dinilai lebih mampu menjaga kesejukan dan marwah kepemimpinan di tingkat pusat.

Menjaga Marwah Organisasi dan Kestabilan

Pihak PWNU menekankan bahwa pemilihan secara langsung cenderung membawa dinamika yang terlalu berorientasi pada politik praktis. Fokus organisasi harus tetap pada penguatan umat dan pelayanan masyarakat, sejalan dengan prinsip Transformasi Birokrasi: Mengukur Kinerja ASN Berbasis Dampak Nyata bagi Masyarakat yang juga menuntut profesionalisme di semua lini organisasi sosial.

Metode AHWA sendiri melibatkan para ulama dan tokoh senior yang dipercaya memiliki integritas tinggi. Keputusan yang diambil melalui musyawarah oleh para tokoh tersebut diyakini akan lebih objektif dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.

FAQ

Apa itu sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA)?
AHWA adalah mekanisme pemilihan pemimpin yang dilakukan melalui musyawarah oleh sekelompok ulama atau tokoh yang memiliki kapasitas keilmuan dan integritas untuk memutuskan siapa yang layak memimpin organisasi.

Mengapa PWNU DKI lebih memilih AHWA dibandingkan pemilihan langsung?
Sistem ini dianggap lebih sesuai dengan tradisi keislaman dan tata krama organisasi NU untuk menghindari perpecahan dan persaingan yang tidak sehat dalam internal organisasi. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu