Respons Dasco Terkait RUU Ketenagakerjaan: Tekankan Niat Baik dan Optimisme

Wakil Ketua DPR RI Dasco angkat bicara soal RUU Ketenagakerjaan. Ia meminta publik tidak pesimis dengan durasi pembahasan dan mengedepankan niat baik.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 7, 2026 schedule 9:30 AM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Respons Dasco Terkait RUU Ketenagakerjaan: Tekankan Niat Baik dan Optimisme
“Respons Dasco Terkait RUU Ketenagakerjaan: Tekankan Niat Baik dan Optimisme”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/b04d1a
7 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/b04d1a
Copied
Respons Dasco Terkait RUU Ketenagakerjaan: Tekankan Niat Baik dan Optimisme
Image via Pexels - Respons Dasco Terkait RUU Ketenagakerjaan: Tekankan Niat Baik dan Optimisme

Key Highlights

  • Wakil Ketua DPR RI Dasco menanggapi kekhawatiran publik soal pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
  • Pemerintah dan legislatif diminta fokus pada substansi dan niat baik kebijakan tersebut.
  • Publik diimbau untuk tidak terjebak pada pesimisme mengenai durasi waktu penyusunan undang-undang.

Menjawab Polemik RUU Ketenagakerjaan

Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan kembali menjadi sorotan di tengah masyarakat. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi berbagai kekhawatiran yang muncul terkait proses pembahasan regulasi tersebut di parlemen.

Dasco menegaskan bahwa semangat utama dari penyusunan aturan ini adalah untuk memperbaiki kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Ia meminta semua pihak untuk melihat niat baik yang dibawa oleh pemerintah dan DPR dalam upaya menciptakan iklim kerja yang lebih produktif dan adil bagi semua elemen.

? Did You Know? Undang-Undang Ketenagakerjaan di Indonesia merupakan pilar hukum utama yang mengatur hubungan industrial antara pengusaha dan pekerja, termasuk hak upah serta perlindungan sosial.

Menepis Keraguan Soal Waktu Pembahasan

Menanggapi kritik mengenai waktu pembahasan yang sering dianggap terburu-buru atau justru terlalu lambat, Dasco meminta agar publik tidak bersikap pesimis. Menurutnya, kualitas sebuah undang-undang tidak melulu diukur dari lamanya proses, melainkan dari kedalaman substansi yang diserap dari aspirasi publik.

Fokus utama parlemen saat ini adalah memastikan setiap pasal dalam draf RUU tersebut mengakomodasi kepentingan pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan sektor industri. Diskusi mendalam antara pihak terkait terus dilakukan agar tidak ada kelompok yang merasa dirugikan saat regulasi ini disahkan nantinya.

Dalam upaya memperkuat tata kelola sektor publik, pemerintah sebelumnya juga telah mengambil kebijakan strategis seperti Kenaikan Tukin TNI dan Kemhan: Langkah Strategis Dorong Reformasi Birokrasi dan Kinerja Prajurit sebagai bagian dari perbaikan kesejahteraan abdi negara. Ke depan, sinkronisasi kebijakan antara legislatif dan eksekutif diharapkan terus berjalan harmonis demi pembangunan nasional. Ikuti terus DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai pembahasan RUU ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu