Rusia Kembangkan Teknologi 'Jammer' untuk Lumpuhkan Sinyal Starlink dalam Perang Drone

Rusia dilaporkan mulai mengoperasikan teknologi jammer baru untuk mengacaukan frekuensi Starlink guna menghalau serangan drone Ukraina di garis depan.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 19, 2026 schedule 4:15 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Rusia Kembangkan Teknologi 'Jammer' untuk Lumpuhkan Sinyal Starlink dalam Perang Drone
“Rusia Kembangkan Teknologi 'Jammer' untuk Lumpuhkan Sinyal Starlink dalam Perang Drone”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/5bbb45
19 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/5bbb45
Copied
Rusia Kembangkan Teknologi 'Jammer' untuk Lumpuhkan Sinyal Starlink dalam Perang Drone
Image via Pexels - Rusia Kembangkan Teknologi 'Jammer' untuk Lumpuhkan Sinyal Starlink dalam Perang Drone

Key Highlights

  • Rusia mengintegrasikan sistem perang elektronik canggih untuk memutus konektivitas Starlink di medan tempur.
  • Teknologi ini dirancang khusus untuk mengganggu navigasi drone berbasis satelit yang digunakan Ukraina.
  • Eskalasi perang elektronik kini menjadi penentu utama dominasi di garis depan Ukraina.

Ancaman Baru di Medan Perang

Laporan dari berbagai sumber militer menunjukkan peningkatan signifikan penggunaan perangkat pengacau sinyal atau jammer oleh pasukan Rusia. Perangkat ini secara spesifik menargetkan frekuensi yang digunakan oleh terminal Starlink, sistem satelit yang selama ini menjadi tulang punggung komunikasi dan koordinasi drone pihak Ukraina.

Sistem pengacau ini dirancang untuk menciptakan gangguan spektrum luas yang membuat terminal sulit mengunci sinyal satelit. Hal ini secara langsung mempengaruhi akurasi serangan drone dan efektivitas pengiriman data intelijen secara real-time dari unit lapangan ke markas komando.

? Did You Know? Starlink menggunakan jaringan satelit orbit rendah bumi (LEO) yang memberikan latensi lebih rendah dibandingkan satelit komunikasi tradisional, menjadikannya sangat krusial bagi operasi militer modern.

Dampak Terhadap Operasi Drone

Penggunaan jammer ini memaksa operator drone Ukraina untuk beralih ke metode kendali manual atau sistem navigasi inersia yang tidak bergantung pada bantuan GPS maupun sinyal internet satelit. Meski demikian, efektivitas sistem buatan Rusia ini masih menjadi bahan evaluasi ketat bagi pakar teknologi militer di seluruh dunia.

Peningkatan kapabilitas teknologi ini sejalan dengan tren global di mana perang tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan fisik, melainkan dominasi spektrum elektromagnetik. Di sisi lain, dunia terus memantau perkembangan teknologi pertahanan yang kian dinamis, layaknya fluktuasi di sektor finansial global seperti Arus Kas ETF Bitcoin Melonjak Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026 yang turut menarik perhatian publik.

Pengembangan perangkat perang elektronik ini diprediksi akan mengubah taktik pertempuran di masa mendatang, di mana perlindungan sinyal menjadi sama pentingnya dengan perlindungan perisai fisik. Teruslah membaca DKIJakarta.id untuk informasi terbaru tentang perkembangan ini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu