Kasus Keracunan Makan Siang Gratis di Karo, Ikan Dibiarkan di Luar Ruang Selama 12 Jam

Puluhan siswa di Karo mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu makan siang gratis yang diduga terkontaminasi karena penyimpanan tidak tepat.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Sep 21, 2026 schedule 5:30 AM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Kasus Keracunan Makan Siang Gratis di Karo, Ikan Dibiarkan di Luar Ruang Selama 12 Jam
“Kasus Keracunan Makan Siang Gratis di Karo, Ikan Dibiarkan di Luar Ruang Selama 12 Jam”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/6ff475
21 Sep 2026
https://www.dkijakarta.id/s/6ff475
Copied
Kasus Keracunan Makan Siang Gratis di Karo, Ikan Dibiarkan di Luar Ruang Selama 12 Jam
Image via Pexels - Kasus Keracunan Makan Siang Gratis di Karo, Ikan Dibiarkan di Luar Ruang Selama 12 Jam

Key Highlights

  • Puluhan siswa di Kabupaten Karo dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Pihak kepolisian menemukan bukti bahwa bahan baku ikan tidak disimpan dalam lemari pendingin selama kurang lebih 12 jam.
  • Dinas Kesehatan setempat telah mengambil sampel sisa makanan untuk dilakukan uji laboratorium secara mendalam.

Penyebab Utama Keracunan Makanan di Sekolah

Insiden keracunan massal yang menimpa sejumlah siswa di Karo kini tengah dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian. Berdasarkan temuan awal di lapangan, penyebab utama diduga berasal dari penanganan bahan pangan yang kurang higienis oleh pihak penyedia jasa boga.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa bahan ikan yang disajikan kepada siswa tidak disimpan di dalam freezer selama 12 jam sebelum dimasak. Kondisi ini membuat suhu penyimpanan tidak stabil, yang memicu pertumbuhan bakteri cepat pada protein hewani tersebut.

Langkah Penanganan Kesehatan

Siswa yang terdampak segera dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Gejala yang dialami siswa meliputi mual, pusing, hingga muntah-muntah beberapa saat setelah menyantap hidangan yang disediakan.

Pemerintah daerah setempat kini memperketat pengawasan terhadap distribusi makanan di sekolah-sekolah guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Standar operasional prosedur (SOP) sanitasi makanan akan dievaluasi ulang bagi seluruh vendor yang terlibat dalam program ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi publik mengenai pentingnya standarisasi dalam penyediaan konsumsi skala besar. Berita lainnya yang berkaitan dengan isu nasional dapat Anda simak melalui Google Perkuat Ekosistem Digital Indonesia Lewat Hibah Rp23 Miliar untuk Open Network agar tetap mendapatkan informasi terkini.

?️ Share Your Opinion!

Bagaimana pendapat Anda mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap vendor penyedia makan siang gratis di sekolah? Apakah sanksi tegas perlu diberikan kepada penyedia yang lalai dalam menjaga kualitas makanan?

Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu