Waka Komisi III DPR RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Selatan

Wakil Ketua Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum untuk memberikan sanksi maksimal bagi pelaku pembakaran lahan di Kalimantan Selatan.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 10, 2026 schedule 11:00 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Waka Komisi III DPR RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Selatan
“Waka Komisi III DPR RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Selatan”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/f434c5
10 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/f434c5
Copied
Waka Komisi III DPR RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Selatan
Image via Pexels - Waka Komisi III DPR RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku Pembakaran Lahan di Kalimantan Selatan

Key Highlights

  • Wakil Ketua Komisi III DPR RI menekankan pentingnya efek jera bagi pelaku pembakaran lahan sengaja.
  • Dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat menjadi sorotan utama dalam desakan penegakan hukum ini.
  • Aparat diminta tidak pandang bulu dalam memproses hukum pemilik lahan yang terbukti bersalah.

Desakan Penegakan Hukum Maksimal

Wakil Ketua Komisi III DPR RI secara tegas menuntut aparat penegak hukum di wilayah Kalimantan Selatan untuk memberikan hukuman berat kepada pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara sengaja. Langkah ini dianggap krusial demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan mencegah kerugian negara yang lebih luas akibat bencana asap.

Aksi pembakaran lahan di Kalimantan Selatan seringkali memicu kekhawatiran karena dampaknya yang meluas terhadap kualitas udara dan kesehatan warga sekitar. Penegakan hukum yang tajam ke bawah dan ke atas diharapkan mampu menghentikan praktik ilegal yang kerap berulang setiap tahunnya.

Tanggung Jawab Pemilik Lahan

Pihak parlemen menyoroti bahwa banyak pembakaran terjadi di atas lahan pribadi dengan dalih efisiensi pembersihan lahan. Padahal, tindakan ini melanggar peraturan perundang-undangan lingkungan hidup yang berlaku di Indonesia.

Tindakan tegas di lapangan seringkali dihadapkan dengan tantangan pembuktian di pengadilan, serupa dengan kompleksitas yang terjadi dalam penanganan Kasus Sitaan Emas 74 Kilogram dan Dolar, Pemilik Bersiap Tempuh Jalur Hukum, di mana prosedur hukum harus dilalui dengan teliti dan transparan. Aparat kepolisian setempat diminta untuk melakukan penyelidikan berbasis bukti ilmiah agar pelaku tidak dapat mengelak dari jeratan hukum.

Sinergi Lintas Sektor

Keberhasilan dalam menekan angka kebakaran lahan memerlukan kerja sama antara pemerintah daerah, penegak hukum, dan masyarakat. Koordinasi yang solid sangat dibutuhkan agar pencegahan dapat dilakukan sebelum api membesar dan mencemari lingkungan.

Jika dibandingkan dengan penanganan krisis lingkungan lain, seperti bencana Hujan Ekstrem Landa Cile: 10 Orang Tewas, Status Darurat Ditetapkan, tantangan di Kalimantan Selatan memerlukan komitmen jangka panjang dalam pengawasan lahan. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu