Key Highlights
- IAPI menginisiasi standarisasi proses assurance laporan keberlanjutan di Indonesia.
- Langkah ini bertujuan menciptakan keseragaman pelaporan ESG bagi perusahaan publik.
- Standardisasi krusial untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap data non-keuangan.
Pentingnya Standardisasi Assurance Keberlanjutan
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) secara resmi mengusulkan penerapan standar tunggal sebagai acuan dalam proses assurance atau penjaminan keberlanjutan. Langkah strategis ini diambil guna merespons meningkatnya kebutuhan pasar akan data yang kredibel terkait isu lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG.
Selama ini, praktik penjaminan laporan keberlanjutan di tanah air masih cukup bervariasi. Adanya standar tunggal nantinya diharapkan mampu menjadi kompas bagi para akuntan publik dalam memberikan opini yang objektif atas laporan keberlanjutan yang diterbitkan oleh perusahaan.
Tujuan Utama dan Dampak bagi Investor
Tujuan utama dari pengusulan ini adalah untuk meminimalisir praktik greenwashing yang kerap menjadi kekhawatiran pelaku pasar. Dengan adanya standar penjaminan yang seragam, perusahaan dipaksa untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengungkapkan dampak operasional mereka terhadap lingkungan.
Sektor pendidikan dan profesionalisme kerja di Indonesia terus mengalami pembaruan regulasi untuk memastikan standar global terpenuhi, seperti halnya pembahasan yang pernah diulas dalam P2G Soroti Pasal Misterius MBG dalam RUU Sisdiknas, Nasib Kesejahteraan Pendidik Dipertanyakan. IAPI berharap transisi ini dapat berjalan mulus agar ekosistem pelaporan bisnis di Indonesia semakin kompetitif di kancah internasional.
Implementasi standar ini diyakini akan menjadi pilar penting dalam menjaga integritas informasi keuangan dan non-keuangan. Ikuti DKIJakarta News untuk selalu mendapatkan berita terkini mengenai perkembangan dunia bisnis dan profesional di tanah air.