Key Highlights
- Pramono Anung menyoroti kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Rasuna Said.
- Rencana perbaikan fokus pada kenyamanan dan aksesibilitas bagi pejalan kaki.
- Penataan infrastruktur menjadi prioritas untuk menekan angka kecelakaan di kawasan sibuk Jakarta.
Evaluasi Infrastruktur di Kawasan Rasuna Said
Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memberikan perhatian khusus terhadap kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang membentang di sepanjang kawasan Rasuna Said, Kuningan. Banyak warga mengeluhkan desain jembatan yang dinilai menyulitkan, terutama bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia.
Pramono menyebut kondisi ini sebagai hubungan yang tidak harmonis antara kebutuhan warga dengan fasilitas yang tersedia. Ia berkomitmen untuk merombak struktur tersebut agar lebih ramah bagi semua kalangan, dengan target utama meningkatkan aspek keamanan dan kemudahan akses.
Pentingnya Aksesibilitas bagi Warga
Keluhan mengenai fasilitas publik di Jakarta memang menjadi isu yang terus bergulir. Selain masalah jembatan penyeberangan, masyarakat juga menyoroti pentingnya integrasi antar moda transportasi agar mobilitas di ibu kota menjadi lebih efisien. Upaya perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga pada kendaraan pribadi di pusat kota.
Di sisi lain, pemerintah daerah terus berupaya menjaga ketertiban umum di seluruh wilayah. Terkait penegakan aturan di berbagai instansi, saat ini perhatian publik juga tertuju pada langkah tegas pemerintah terhadap oknum yang melanggar integritas, seperti yang terlihat pada laporan Badan Gizi Nasional Pecat 261 Pegawai: Tersandung Judi Online hingga Penyelewengan Dana sebagai bentuk pembersihan birokrasi.
Perencanaan kota yang inklusif akan terus menjadi agenda utama untuk menciptakan Jakarta yang lebih layak huni. Tetap ikuti DKIJakarta News untuk perkembangan terbaru mengenai rencana pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah ibu kota.