Key Highlights

  • Pria berinisial M diamankan Polres Cimahi akibat penyebaran video rekayasa AI.
  • Konten tersebut menampilkan sosok Prabowo Subianto yang berbicara menggunakan teknologi deepfake.
  • Pelaku terancam jeratan UU ITE terkait penyebaran informasi elektronik yang bersifat manipulatif.

Kronologi Penangkapan Pelaku

Pihak kepolisian di wilayah Cimahi resmi melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial M. Tindakan tegas ini diambil setelah pria tersebut kedapatan membuat dan menyebarkan video yang memanipulasi sosok Prabowo Subianto menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Video tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial hingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Pihak berwenang menelusuri jejak digital pelaku yang diduga dengan sengaja mengubah audio maupun visual tokoh publik demi kepentingan pribadi maupun penyebaran informasi yang tidak akurat.

Modus Operandi Penggunaan Teknologi Deepfake

Dalam keterangannya, pihak kepolisian menyebutkan bahwa pelaku menggunakan aplikasi berbasis AI untuk menyesuaikan gerakan bibir dan suara tokoh dalam video asli. Upaya ini dilakukan untuk membuat konten seolah-olah subjek dalam video menyampaikan pesan tertentu yang sebenarnya tidak pernah diucapkan.

Penyalahgunaan teknologi semacam ini menjadi sorotan serius di era digital sekarang. Selain menyentuh ranah hukum, kasus ini juga mempertegas pentingnya literasi digital bagi masyarakat agar tidak mudah termakan oleh konten manipulatif yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab. Bagi Anda yang ingin memantau isu ketenagakerjaan lainnya, simak juga informasi tentang Komisi IX DPR Apresiasi Kinerja Polri dalam Menangani 97 Kasus Ketenagakerjaan sebagai referensi tambahan.

FAQ

Apa jeratan hukum bagi pembuat video deepfake di Indonesia?
Pelaku dapat dijerat menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya terkait penyebaran konten manipulatif yang berpotensi menimbulkan keonaran atau pencemaran nama baik.

Bagaimana cara membedakan video asli dan hasil AI?
Video hasil AI biasanya memiliki ketidaksinkronan pada pergerakan bibir, keanehan pada detail wajah saat bergerak cepat, serta kualitas audio yang terdengar sedikit monoton atau tidak alami.

Untuk liputan berita yang lebih detail mengenai isu keamanan siber dan penegakan hukum di tanah air, kunjungi DKIJakarta.id.