Gus Ipul Tegaskan Mekanisme AHWA di PBNU Tidak Kebiri Hak Muktamirin

Gus Ipul menjelaskan bahwa pemilihan Ketua Umum PBNU melalui sistem AHWA tetap menjamin hak suara muktamirin dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Nov 3, 2026 schedule 12:30 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Gus Ipul Tegaskan Mekanisme AHWA di PBNU Tidak Kebiri Hak Muktamirin
“Gus Ipul Tegaskan Mekanisme AHWA di PBNU Tidak Kebiri Hak Muktamirin”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/2a11b0
3 Nov 2026
https://www.dkijakarta.id/s/2a11b0
Copied
Gus Ipul Tegaskan Mekanisme AHWA di PBNU Tidak Kebiri Hak Muktamirin
Image via Pexels - Gus Ipul Tegaskan Mekanisme AHWA di PBNU Tidak Kebiri Hak Muktamirin

Key Highlights

  • Sekjen PBNU Saifullah Yusuf menegaskan pemilihan lewat AHWA tidak memangkas hak peserta Muktamar.
  • Sistem AHWA dirancang untuk menjaga marwah dan kebersamaan di internal organisasi.
  • Penyelesaian masalah organisasi tetap mengedepankan musyawarah mufakat.

Memahami Mekanisme AHWA dalam PBNU

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan klarifikasi terkait penggunaan sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam pemilihan pemimpin organisasi. Ia menyatakan bahwa metode ini tidak dimaksudkan untuk mengurangi hak para muktamirin atau peserta muktamar dalam proses demokrasi organisasi.

Gus Ipul menekankan bahwa AHWA adalah mekanisme yang telah disepakati melalui forum musyawarah tertinggi untuk menjaga suasana kebatinan di tubuh organisasi. Menurutnya, proses ini justru menjadi instrumen untuk meminimalisir polarisasi yang kerap muncul dalam pemilihan langsung yang bersifat kompetitif.

Menjaga Tradisi Musyawarah

Dalam pandangan Gus Ipul, esensi dari sebuah organisasi Islam besar seperti Nahdlatul Ulama adalah mengedepankan kemaslahatan umat di atas kepentingan individu. Pemilihan melalui AHWA dinilai sebagai perwujudan dari nilai-nilai kiai dan kesepakatan kolektif yang telah mendarah daging dalam sejarah organisasi.

Diskusi mengenai mekanisme ini sempat memicu berbagai dinamika di kalangan internal. Namun, Gus Ipul meyakini bahwa setiap perbedaan pandangan merupakan bagian dari proses pendewasaan berorganisasi, serupa dengan prestasi akademis yang diraih Untar sebagai PTS terbaik yang menuntut standar kualitas tinggi dalam setiap pengambilan keputusan.

?️ Bagaimana pendapat Anda mengenai efektivitas sistem AHWA dalam menjaga stabilitas organisasi besar di Indonesia?

Tetap ikuti perkembangan isu-isu nasional dan organisasi kemasyarakatan melalui liputan mendalam dari DKIJakarta News.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu