Iti Octavia Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten Secara Aklamasi

Iti Octavia Jayabaya terpilih kembali sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Banten periode 2021-2026 secara aklamasi dalam Musda V.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Aug 10, 2026 schedule 5:45 PM visibility 0 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Iti Octavia Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten Secara Aklamasi
“Iti Octavia Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten Secara Aklamasi”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/21f9d6
10 Aug 2026
https://www.dkijakarta.id/s/21f9d6
Copied
Iti Octavia Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten Secara Aklamasi
Image via Pexels - Iti Octavia Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten Secara Aklamasi

Key Highlights

  • Iti Octavia Jayabaya terpilih secara aklamasi dalam Musda V Partai Demokrat Banten.
  • Keputusan ini memperkuat posisi Iti untuk memimpin partai dalam lima tahun ke depan.
  • Konsolidasi internal menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan politik mendatang.

Konsolidasi Partai Demokrat Banten

Proses pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Banten berlangsung secara cepat melalui mekanisme musyawarah daerah (Musda). Iti Octavia Jayabaya kembali dipercaya untuk memegang tampuk kepemimpinan partai berlambang bintang mercy tersebut untuk periode 2021-2026.

Keputusan aklamasi ini tercapai setelah seluruh pemilik suara dalam forum musyawarah menyatakan dukungan penuh. Kepercayaan ini dinilai sebagai bentuk keberhasilan Iti dalam menjaga stabilitas organisasi selama periode kepemimpinan sebelumnya di wilayah Banten.

? Did You Know? Iti Octavia Jayabaya sebelumnya dikenal luas sebagai Bupati Lebak yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia birokrasi dan politik daerah di Jawa Barat hingga pemekaran Banten.

Fokus Masa Depan Organisasi

Langkah strategis segera disiapkan untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat ranting. Fokus utama diarahkan pada penguatan mesin politik lokal agar lebih siap dalam menghadapi kontestasi elektoral yang akan datang.

Sikap tegas terhadap integritas organisasi menjadi sorotan penting, sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik yang kini banyak dibahas, termasuk bagaimana Kepala BGN Sudaryono Tegaskan Kebijakan Zero Tolerance Terhadap Korupsi dan Praktik 'Hengki Pengki' sebagai standar moral bagi para pengurus partai saat ini. Stabilitas kepemimpinan diharapkan mampu membawa dampak positif bagi efisiensi pengelolaan anggaran organisasi, agar tidak terjadi kebocoran atau Kenapa Uang Cepat Habis? Waspadai Invisible Spending yang Sering Diabaikan yang sering kali menghambat kinerja organisasi di lapangan. Untuk liputan berita yang lebih detail, kunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu