Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Meluas, 146 Hektare Lahan Hangus

Dinas Kehutanan Jawa Timur mencatat kebakaran hutan di Gunung Arjuno-Welirang telah menghanguskan 146 hektare lahan. Upaya pemadaman terus dilakukan.

MhdDaniel
MhdDaniel Chief Editor
calendar_today Oct 18, 2026 schedule 3:45 PM visibility 1 chat_bubble 0
N
News
NEWS CARD
Logo
Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Meluas, 146 Hektare Lahan Hangus
“Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Meluas, 146 Hektare Lahan Hangus”
Favicon
Read more on www.dkijakarta.id/s/a42563
18 Oct 2026
https://www.dkijakarta.id/s/a42563
Copied
Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Meluas, 146 Hektare Lahan Hangus
Image via Pexels - Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Meluas, 146 Hektare Lahan Hangus

Key Highlights

  • Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang telah mencakup area seluas 146 hektare.
  • Dinas Kehutanan Jawa Timur mengerahkan tim gabungan untuk menanggulangi penyebaran api.
  • Kondisi medan yang terjal dan angin kencang menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

Situasi Terkini Kebakaran Lahan

Kawasan konservasi Gunung Arjuno-Welirang kembali dilanda musibah kebakaran. Berdasarkan laporan terbaru dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, total luas area yang terdampak telah mencapai 146 hektare. Api merembet cukup cepat akibat kondisi vegetasi yang kering di puncak musim kemarau.

Tim pemadam gabungan yang terdiri dari petugas kehutanan, relawan masyarakat, dan unsur aparat keamanan terus berupaya melakukan lokalisasi api. Pendekatan manual menjadi pilihan utama karena akses menuju titik api tidak memungkinkan untuk dimasuki kendaraan berat.

Tantangan Medan dan Cuaca

Cuaca ekstrem dengan tiupan angin kencang di ketinggian gunung membuat upaya pemadaman menghadapi hambatan besar. Percikan api sering kali berpindah ke area lain yang belum terbakar, sehingga pemantauan dilakukan secara intensif selama 24 jam penuh.

Selain menjaga kelestarian hutan, otoritas setempat juga memberikan perhatian khusus pada kawasan pemukiman di kaki gunung. Fokus utama tim di lapangan saat ini adalah memastikan api tidak mendekati jalur pendakian utama maupun lahan pertanian milik warga sekitar.

Langkah Antisipasi

Pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat dan pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di area hutan. Segala bentuk kegiatan yang berpotensi memicu api, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan, dilarang keras di area rawan kebakaran.

Sementara di Jakarta, situasi keamanan tetap menjadi fokus perhatian, seperti dalam laporan terkait Aparat Gabungan Brimob-TNI Perketat Penjagaan Pasca Bentrokan di Menteng yang menyoroti pentingnya stabilitas di berbagai wilayah. Sinergi antar instansi terus diperkuat guna menanggulangi potensi ancaman bencana maupun gangguan keamanan lainnya.

?️ Share Your Opinion!

Menurut Anda, langkah pencegahan seperti apa yang paling efektif untuk meminimalisir kebakaran hutan di kawasan pegunungan saat musim kemarau? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar.

Terus ikuti perkembangan berita mengenai kondisi lingkungan terkini dengan mengunjungi DKIJakarta.id.

auto_awesome Ai Assisted

This article is curated and summarized by AI from multiple sources.

favorite Follow us for the latest updates:
Author
MhdDaniel

MhdDaniel Chief Editor

history Digital Archives

View Full Library chevron_right

Follow Us

keyboard_arrow_up
amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu